Pemerintah Izinkan Transportasi Kembali Operasi di Bogor

Berita Populer

Dua Kepala Dinas Akan Bersaksi Dalam Sidang Kasus OTT DPKPP

BANDUNG - Persidangan lanjutan kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor yang kembali digelar di PN Bandung (27/11) dengan pemeriksaan saksi...

Iryanto : Saya Tidak Pernah Menerima Uang Seperti Yang Dituduhkan Dalam Kasus OTT DPKPP

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang dilakukan oleh Satreskrim...

Pengerjaan TPT Kali Cidurian Disoal Warga

JASINGA - Pengerjaan proyek pembangunan tebing penahan tanah (TPT) Kali Cidurian yang berada di Kampung Roke, Desa Neglasari...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...

JBB Peduli Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Ditengah pandemi Covid 19, Jurnalis Bogor Barat (JBB) mengandeng Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Leuwiliang berbagi...
- Advertisement -

Bogor – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengizinkan transportasi kembali beroperasi, namun masyarakat tetap dilarang untuk melakukan mudik. Penyekatan pemudik pun masih diterapkan di setiap titik pengamanan.

Hal itu seperti terlihat di Pos Pengamanan Operasi Ketupat penyekatan mudik di Jonggol, Kabupaten Bogor. Jalur Jalan Raya Jonggol ini memang terkenal sebagai alternatif pemudik yang ingin melakukan perjalanan ke Cianjur hingga Bandung.

Dari pantauan Suara.com di lokasi pada Jumat (8/5/2020) pagi, sejumlah petugas siaga berjaga melakukan penyekatan apabila ada masyarakat yang nekat melakukan mudik.

- Advertisement -

Terlihat petugas beberapa kali memberhentikan kendaraan pribadi roda empat hingga mobil jenis elf milik PO Hiba Utama dengan tujuan Cianjur.

Kendati memberhentikan sejumlah kendaraan, petugas belum menemukan warga yang nekat memang hendak mudik melalui Jalan Raya Jonggol.

Kapolsek Jonggol, AKP Agus Hidayat, mengatakan, bahwa kendaraan yang nekat melakukan mudik melalui jalur Jalan Raya Jonggol ini belum terlihat signifikan.

- Advertisement -

“Terpantau belum signifikan sih saat ini. Paling kayaknya seminggu sebelum lebaran,” kata AKP Agus ditemui di Check Point PSBB Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/5/2020).

Ia mengatakan, biasanya angkutan yang membawa pemudik melalui Jalur Jalan Raya Jonggol ini adalah tipe Mobil Elf dengan tujuan Cianjur.

“Biasanya lewat sini Elf tujuan Cianjur. Tapi belum signifikan sih. Kalau ada (pemudik) kita berhentikan kita putar balik,” katanya.

- Advertisement -

Sumber:Suara jabar

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Iryanto : Saya Tidak Pernah Menerima Uang Seperti Yang Dituduhkan Dalam Kasus OTT DPKPP

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang dilakukan oleh Satreskrim...

Pengerjaan TPT Kali Cidurian Disoal Warga

JASINGA - Pengerjaan proyek pembangunan tebing penahan tanah (TPT) Kali Cidurian yang berada di Kampung Roke, Desa Neglasari , Kecamatan Jasinga disoal warga...

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi 1,7 Kilometer. Menanggapi hal tersebut, Anggota...

Tim Gabungan KLHK “Gerebek” Galian Tambang Rumpin

RUMPIN - Sebuah lokasi galian C yang ada di wilayah Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin di "gerebek" tim gabungan penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) dari...

Warga Keluhkan Kenapa Pekerjaan Jalan Cigudeg-Kiarasari dipangkas

CIGUDEG-Pembangunan ruas jalan Cigudeg-Kiarasari di Kampung warung dua sampai kampung Juga Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg sepanjang 2,1 kilometer mendapat sorotan dari masyarakat sekitar. Musababnya...

Berita Terkait
publikbicara.com