33.6 C
Bogor
Selasa, 24 November 2020

Cuaca Panas Bisa Membunuh Virus Corona?

Berita Populer

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Dinilai Merugikan Konsumen, PLN ULP Leuwiliang di Soal

CIBUNGBULANG- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Uunit Layanan Pelanggan (ULP) Leuwiliang tidak tanggung-tanggung meminta kepada salah satu konsumen yang  harus...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...

Tingkatkan Ekonomi Warga Ditengah Pandemi Covid-19, Edot Kembangkan Ternak Ayam Kampung

LEUWISADENG – Berawal dari ketekunan dan kreatifitas, salahsatu warga di Kampung Sinarjaya, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng libatkan para anak...
- Advertisement -

Washington – Apakah cuaca panas dapat membunuh virus corona masih jadi perdebatan. Namun riset terbaru dari Amerika Serikat ini mengindikasikan COVID-19 cepat mati jika kena sinar Matahari secara langsung.
William Bryan, direktur divisi sains dan teknologi di Department of Homeland Security, salah satu lembaga pemerintah AS, menyebut bahwa kombinasi sinar ultraviolet (UV) serta temperatur lebih hangat membuat COVID-19 tidak berdaya.

“Observasi kami sejauh ini yang paling mencolok adalah efek powerful sinar Matahari sepertinya membunuh virus itu, baik di permukaan maupun di udara,” cetus Bryan, dikutip detikINET dari media Inggris, Metro.

Ia menambahkan temperatur dan kelembapan yang meningkat juga membuat virus itu kelabakan. “Kami melihat efek mirip dengan temperatur dan kelembapan, di mana peningkatan temperatur dan kelembapan atau keduanya, secara umum kurang bagus buat virus ini,” papar dia.

- Advertisement -

Di permukaan yang kena sinar Matahari dalam temperatur 25 derajat Celcius atau di atasnya, COVID-19 disebut mati hanya dalam waktu 2 menit. Temuan lainnya adalah cairan pemutih membunuh virus ini dalam 5 menit dan konsentrasi alkohol mematikannya hanya dalam 30 detik.

Virus corona bertahan lebih baik di ruang indoor dan lingkungan kering. Dengan temuan baru ini, mungkin bisa diterapkan upaya seperti menaikkan temperatur dan kelembapan di ruangan indoor terkontaminasi atau lebih memilih aktivitas di luar ruangan dengan sinar Matahari langsung.

Namun demikian, bukan berarti cuaca musim panas akan membunuh virus tersebut dan orang-orang diminta tetap waspada. Ia memperingatkan COVID-19 bisa selamat di cuaca hangat jika tidak terpapar oleh sinar Matahari langsung. Tapi tentu temuan ini membuat ada harapan.

- Advertisement -

“Ini hanyalah senjata lain dalam melawan (virus) ini yang bisa kita tambahkan. Kita tahu bahwa kondisi seperti musim panas akan menciptakan lingkungan di mana penularan bisa diturunkan dan itu adalah kesempatan bagi kita,” ujar Bryan.

Sumber:Detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

70 Calon Pilkada Positif Covid-19

Jakarta -- Sebanyak 70 orang calon kepala daerah yang ikut serta dalam Pilkada 2020 dinyatakan positif virus corona (Covid-19) selama menjalani tahapan di tengah...

Ibu Tega Siksa Bayinya Karena Suami Tidak Adil

Jakarta -- Polisi menetapkan seorang ibu berinisial LQ sebagai tersangka karena menyiksa buah hatinya, AJ yang masih berusia 1 tahun 8 bulan. Rekaman penyiksaan...

Tepis Isu Pemotongan RTLH di Desa Tapos Kecamatan Tenjo, Kades angkat Bicara

TENJO - Terkait adanya tudingan terhadap Kepala Desa Tapos, Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Ratma Wijaya Menepis dugaan pemotongan dana Rumah Tidak Layak...

Ditengah Pandemi Covid-19, Kang Batak Bagi-bagi Ribuan Masker

LEUWISADENG - Ditengah pandemi covid-19 calon kades sadeng H. Yanuar Lesmana mengadakan silaturahmi kepada masyarakat dengan cara Mapay Lembur sekaligus sosialisasikan kartu Sadeng Sehat...

Berita Terkait
publikbicara.com