26.5 C
Bogor
Selasa, 1 Desember 2020

Sekolah Bisa Gunakan Dana BOS Untuk Gaji Guru

Berita Populer

Dua Kepala Dinas Akan Bersaksi Dalam Sidang Kasus OTT DPKPP

BANDUNG - Persidangan lanjutan kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor yang kembali digelar di PN Bandung (27/11) dengan pemeriksaan saksi...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

JBB Peduli Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Ditengah pandemi Covid 19, Jurnalis Bogor Barat (JBB) mengandeng Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Leuwiliang berbagi...

Pol PP Parungpanjang Tutup Paksa THM

PARUNGPANJANG - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Parungpanjang tutup paksa kegiatan rumah tinggal yang dijadikan tempat hiburan...
- Advertisement -

JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan mengatakan kebijakan baru Mendikbud Nadiem Makarim yang tidak mematok besaran gaji guru honorer dari dana BOS merupakan bentuk pemberian keleluasaan pada satuan pendidikan dalam hal ini sekolah.

Menurut Sofyan, situasi pandemi global wabah virus Covid-19 saat ini ikut berdampak buruk pada pengelolaan keuangan sekolah serta pendapatan guru non-PNS.

“Sekolah punya fleksibilitas memanfaatkan dana BOS. Apa saja yang dibutuhkan dalam proses belajar jarak jauh dan para Gurunya, terutama yang bukan PNS,” ujar Sofyan.

- Advertisement -

Dari keleluasaan pengelolaan anggaran itu, Sofyan beranggapan, maka bisa saja guru honorer memperoleh pendapatan lebih setiap bulan selama masa pandemi wabah Covid-19.

“Maka tinggal dikembalikan ke masing-masing sekolah apa saja tingkat kebutuhannya selama belajar jarak jauh. Nanti ada perhitungan hak gaji guru honorer yang juga disesuaikan dengan belajar jarak jauh itu,” ujar Sofyan.

Meskipun kebijakan penggunaan dana BOS juga dapat membayar gaji guru honorer pada situasi sekarang belum tentu dirasakan optimal memuaskan, tetapi Sofyan menilai bisa meringankan beban keuangan sekolah.

- Advertisement -

Sebagai informasi, Nadiem Makarim baru-baru ini menetapkan Peraturan Mendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Mendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

Dalam regulasi tersebut diatur mengenai pembayaran honor kepada guru yang berstatus bukan aparatur sipil negara (ASN).

Sumber:Jpnn

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

JBB Peduli Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Ditengah pandemi Covid 19, Jurnalis Bogor Barat (JBB) mengandeng Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Leuwiliang berbagi...

Dapur dan Kolam Ikan Tertutup Material Longsor

NANGGUNG - Curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Nanggung menyebabkan tebing persawahan di Kampung Cimanganten RT 01/11, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung longsor,...

Pol PP Parungpanjang Tutup Paksa THM

PARUNGPANJANG - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Parungpanjang tutup paksa kegiatan rumah tinggal yang dijadikan tempat hiburan malam (THM) di Kampung Dago,...

Koramil 2116 Leuwiliang Bantu Kantor Pos Salurkan BST

LEUWILIANG - Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp 300.000 per bulannya. Dan biasanya didampingi oleh...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor 67 tahun 2017 dan Nomor...

Berita Terkait
publikbicara.com