25.9 C
Bogor
Kamis, 26 November 2020

Bocah 9 Tahun Rela Bongkar Tabungannya Demi Beli APD Untuk Tenaga Medis

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...
- Advertisement -

Jakarta-Sebuah cerita inspiratif dari generasi muda, kembali hadir di tengah-tengah mewabahnya virus corona di Indonesia.

Di usia yang masih 9 tahun, seorang anak di Sikka, NTT, rela menyumbangkan tabungannya, demi membeli APD bagi para tenaga medis, yang berada di garda depan pandemi covid-19.

Semua uang ini, adalah hasil kanaya menabung, selama dua tahun.

- Advertisement -

Diantar sang ayah yang berprofesi sebagai Polisi, bocah 9 tahun ini menyerahkan tiga kaleng celengannya.

Ia rela tak jadi membeli koper untuk menyimpan mainan, yang lama ia idamkan.

Siswi kelas tiga SD di Maumere, Sikka, NTT ini, lebih memilih seluruh koin dan lembaran uang yang ia kumpulkan, dibelikan APD bagi para tenaga medis.

- Advertisement -

Aksi anak peduli tim medis juga sempat viral di media sosial.

Mochammad Hafidh Al Bukhori, membawa semua uang hasil tabungannya ke petugas polsek Dayeuhkolot, untuk dibelikan APD bagi tim medis.

Atas inisiatifnya, Hafidh pun mendapat apresiasi langsung dari gubernur jabar, Ridwan Kamil.

- Advertisement -

Hafidh tak sendiri, ada pula Azrilia, anak berusia 7 tahun asal kabupaten Bandung barat.

Dengan lugu, Azrilia berkata berharap uang tabungannya bisa digunakan untuk membeli masker untuk memenuhi kebutuhan tim medis.

Seorang siswa kelas 1 SD di kota Kendari, bagus ananda pratama, juga rela menyumbangkan tabungannya, untuk membantu para tenaga medis.

Dengan di dampingi sang ibu, Bagus membawa seluruh uang tabungannya selama satu tahun, ke posko penanganan covid -19 kota Kendari.

Ketulusan tiga anak-anak yang menyumbangkan tabungannya untuk penanganan virus corona haruslah menjadi contoh bagi semua orang.

Bukan soal berapa uang yang mereka berikan, namun ketulusan mereka bisa memberi dukungan moral bagi seluruh tim medis yang tengah berjuang melawan virus corona.

Sumber:Kompas tv

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Bima Dukung Penuh Anugerah PWI untuk Pejuang Covid

BOGOR - Rencana PWI Kota Bogor yang akan menggelar acara penghargaan kepada mereka yang tulus ikhlas berjuang selama pandemi Covid -19, didukung full Wali...

Kampanye Pilkada, Bawaslu Temukan 2.126 Kasus Pelanggaran Protkes Covid-19

JAKARTA - Masa kampanye Pilkada telah berjalan hampir 2 bulan, Bawaslu mengungkap kampanye dengan metode tatap muka terus meningkat di tengah wabah virus Corona....

Penjelasan Ashanty Soal Millen Cyrus Terjerumus Narkoba

Jakarta - Biasa berpakaian modis dan seksi, beberapa hari lalu Millen Cyrus tampil berbeda. Ia tampak lesu dengan busana berwarna orange bertuliskan tahanan. Hal itu...

Bima Arya : Kasus Covid-19 di Kota Bogor Rata-Rata 4 Kasus Per Hari

BOGOR - Laju penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Bogor masih tergolong tinggi. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, rata-rata ada 40-an kasus positif...

Berita Terkait
publikbicara.com