24.7 C
Bogor
Kamis, 3 Desember 2020

Jokowi:Insentif Fiskal Agar Diarahkan Ke UMKM Yang Produksi Alkes

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Iryanto : Saya Tidak Pernah Menerima Uang Seperti Yang Dituduhkan Dalam Kasus OTT DPKPP

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang dilakukan oleh Satreskrim...

Pengerjaan TPT Kali Cidurian Disoal Warga

JASINGA - Pengerjaan proyek pembangunan tebing penahan tanah (TPT) Kali Cidurian yang berada di Kampung Roke, Desa Neglasari...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi...
- Advertisement -

Jakarta – Pandemi virus Corona membuat kebutuhan alat-alat kesehatan meningkat tajam. Bayangkan, saat ini 213 negara berebut alat mulai dari APD, masker, obat hingga ventilator.

Indonesia sebenarnya memiliki banyak industri yang memproduksi alat-alat kesehatan. Bahkan kini banyak UMKM yang ikut memproduksinya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik hal itu. Dia menginstruksikan para menterinya untuk memberikan insentif kepada UMKM yang memproduksi alat kesehatan.

- Advertisement -

“Insentif fiskal tolong diarahkan ke industri-industri UMKM kita yang memproduksi barang-barang ini,” serunya saat membuka rapat terbatas, Rabu (15/4/2020).

Jika produksi alat-alat kesehatan sudah didorong, Jokowi meminta agar distribusinya diatur. Dia ingin agar mendahulukan kebutuhan dalam negeri sebelum diekspor.

“Agar diatur betul manajemennya yang berkaitan dengan ekspor dan kebutuhan dalam negeri. Jangan sampai semuanya diekspor kita malah nggak dapat, diatur manajemennya. Sebaiknya, baik itu APD kita bisa produksi banyak, baik itu berkaitan dengan masker kita bisa produksi banyak, agar ini diatur,” ujarnya.

- Advertisement -

Sumber:Detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Bupati Bogor Cek Pembangunan Pedestrian Jalan Pakansari Cibinong

CIBINONG – Pembangunan jalan pedestrian dibeberapa titik wilayah cibinong untuk mempertegas bahwa cibinong merupakan Ibu Kota Kabupaten Bogor, hal...

Bupati Bogor Kunjungi RSUD Cibinong 

Cibinong- Bupati Bogor, Ade Yasin kembali memulai aktivitas bekerja setelah sembuh dari Covid-19, pada hari pertama nya Bupati Bogor mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah...

Bima Arya Dan Direktur Rumah Sakit Se Kota Bogor Bahas Kode Etik Data Pasien Hingga Ruang Isolasi...

Bogor - Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Direktur Rumah...

Kota Bogor – Palembang Jalin Kerja Sama Smart City

Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Pemkot Palembang menjalin kerja sama di sektor pembangunan teknologi informasi pengembangan Smart City dan E-Government. Penandatanganan kerja sama...

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan Leuwiliang hangus dilalap sijago merah...

Berita Terkait
publikbicara.com