26.2 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Klub Baru Dari Depok Red Bull Siap Tampil di Liga 3

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...
- Advertisement -

Depok-Jagat media sosial Instagram ramai memperbincangkan klub baru dari Depok, Jawa Barat, bernama Red Bull (RB) Depok. Pada tahun ini, mereka mengklaim siap mentas di Liga 3 atau kompetisi level amatir yang diselenggarakan PSSI untuk Regional Jawa Barat.

Menjadi viral lantaran Red Bull menjadi salah satu franchise terpopuler di dunia sepak bola. Beberapa klub yang disponsori minuman berenergi asal Amerika Serikat itu juga mengikuti kompetisi di beberapa negara dunia.

Sebut saja, New York Red Bull di MLS, RB Leipzig di Bundesliga Jerman, dan RB Salzburg di Bundesliga Austria.

- Advertisement -

Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Depok, Meiyadi Rakasiwi, menyatakan bahwa sejauh ini mereka belum mengetahui keberadaan klub RB Depok tersebut.

Sebab, jika merujuk aturan, untuk bisa berlaga di kompetisi Asprov PSSI, RB Depok mesti mendapat persetujuan dari Askot.

“Saya malah belum tahu. Askot juga belum dapat informasi soal itu. Belum ada konfirmasi juga ke kami,” kata Meiyadi ketika dihubungi, Selasa (14/4).

- Advertisement -

“Karena sejauh ini di wilayah naungan kami di Askot PSSI Depok ada Depok United, Persikad 1999, dan Persipu. Tiga itu yang melakukan koordinasi untuk mentas di Liga 3 tahun ini,” dia menjelaskan.

Meiyadi menambahkan bahwa jika nantinya RB Depok akan menggunakan domisili Depok, maka dipastikan tak bisa terwujud. Sebab, untuk tahun ini Askot Depok tak lagi membuka pendaftaran dan pengesahan klub baru.

“Tapi beda cerita jika RB Depok ini melakukan akuisisi, ya. Misal, mereka membeli lisensi klub Liga 3 lain dan ingin berdomisili di Depok maka akan dilakukan mekanisme selanjutnya.”

- Advertisement -

“Nah, mekanismenya mesti dilakukan adanya rapat Eksekutif Askot PSSI Depok. Jika nantinya disepakati berdomisili di sini, maka akan direkomendasikan ke Asprov Jabar agar bisa berkompetisi di sana,” dia menutup.

Sumber:Kumparan

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Bima Dukung Penuh Anugerah PWI untuk Pejuang Covid

BOGOR - Rencana PWI Kota Bogor yang akan menggelar acara penghargaan kepada mereka yang tulus ikhlas berjuang selama pandemi Covid -19, didukung full Wali...

Kampanye Pilkada, Bawaslu Temukan 2.126 Kasus Pelanggaran Protkes Covid-19

JAKARTA - Masa kampanye Pilkada telah berjalan hampir 2 bulan, Bawaslu mengungkap kampanye dengan metode tatap muka terus meningkat di tengah wabah virus Corona....

Penjelasan Ashanty Soal Millen Cyrus Terjerumus Narkoba

Jakarta - Biasa berpakaian modis dan seksi, beberapa hari lalu Millen Cyrus tampil berbeda. Ia tampak lesu dengan busana berwarna orange bertuliskan tahanan. Hal itu...

Bima Arya : Kasus Covid-19 di Kota Bogor Rata-Rata 4 Kasus Per Hari

BOGOR - Laju penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Bogor masih tergolong tinggi. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, rata-rata ada 40-an kasus positif...

Berita Terkait
publikbicara.com