33.3 C
Bogor
Kamis, 29 September 2022

Walau Ditolak Pak RT, di Tasikmalaya Warga Sambut Perawat

Berita Populer

- Advertisement -

TASIKMALAYA — Tragedi penolakan jenazah perawat yang terpapar virus corona terdengar miris di telinga.

Namun di Kota Tasikmalaya, perawat melakukan isolasi mandiri di rumah mendapat sambutan warga setempat.

Kondisinya baik, tinggal menunggu hasil swab untuk memastikan negatif covid-19. Setelah sebelumnya diisolasi di salah satu rumah sakit swasta di Kota Tasikmalaya.

- Advertisement -

Fenomena ini tepatnya di Kampung Gunung Siman RT RW 03/06 Kelurahan Cigantang Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/4/2020).

“Tadi siang pulang ke rumah diantar menggunakan ambulans. Warga memberikan semangat agar cepat sembuh, dengan protokol kesehatan menjaga jarak,” kata kerabat perawat, Asep Lugeza.

Warga setempat menyambut dengan spanduk, sekadar lambaian ataupun tepuk tangan kepada perawat berjenis kelamin perempuan tersebut. Setelah turun dari ambulans, langsung masuk ke dalam rumahnya.

- Advertisement -

Ia mengatakan, perawat merupakan pejuang kemanusiaan yang mengurus orang sakit. Sehingga tidak ada alasan apapun untuk menolak ketika kembali ke masyarakat. Jangan sampai penolakan terjadi lagi.

Baca Juga :  Sering Ganti-Ganti Warna Rambut, Wanita Muda Ini Idap Leukimia

“Mereka berjuang demi kesehatan orang lain, mengorbankan dirinya sendiri. Masa karena corona malah dijauhi, justru kita harus memberi dukungan. Jangan sampai lah di kita seperti daerah lain ada penolakan jenazah perawat gara-gara corona,” ujarnya.

Terlebih Gugus Tugas Covid-19 Tingkat Kecamatan Mangkubumi juga sudah membahas kepulangan sehari sebelumnya dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

- Advertisement -

“Intinya kita ikut Fatwa MUI, masyarakat harus proposional menyikapi virus corona. Apalagi saudara kita ini kondisinya terlihat sehat, dan siap isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab,” kata Asep.

Sebagai masyarakat yang kurang begitu paham terhadap virus, kata dia, sebaiknya memposisikan diri untuk mengikuti arahan dari ahli kesehatan.

Sehingga dalam bermasyarakat tidak terjadi hal-hal kurang baik yang justru menimbulkan dampak lebih buruk lagi.

Ketika ditanya tanggapan dari perawat atas sambutan tersebut, Asep menuturkan terima kasih kepada masyarakat.

Baca Juga :  Jokowi : 19.600 Orang Tiap Hari Mati Kelaparan Karena Krisis Pangan

Kapolsek Mangkubumi, Iptu Endang Wijaya mengatakan, kepulangan perawat tersebut sudah dirapatkan dalam gugus tugas tingkat kecamatan.

Baik dari aparat pemerintah di wilayah, Kepala Puskesmas, Koramil, maupun MUI serta tokoh masyarakat setempat.

“Kami semua mendapatkan penjelasan, dan mengedukasi warga bagaimana cara pencegahan yang harus dilakukan. Akhirnya semua sepakat dan mendapat respon positif warga,” katanya.

Ia menuturkan kondisi pasien sangat baik dan siap melakukan protokol kesehatan untuk isolasi mandiri dengan petunjuk dan pemantauan tim medis.

“Yang bersangkutan perawat, jadi sangat paham protokol tersebut. Alhamdulillah warga menerima bahkan menyambut baik, dan jangan sampai terjadi seperti di daerah lain,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. Uus Supangat mengatakan kondisi perawat sudah optimal. Saat ini tinggal menunggu hasil swab untuk memastikan negatif terpapar covid-19.


sumber : kapol.id

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
broken clouds
33.3 ° C
33.3 °
31.6 °
58 %
1.7kmh
82 %
Kam
33 °
Jum
30 °
Sab
29 °
Ming
26 °
Sen
30 °

Berita terbaru

Mie Sedaap Ditarik Di Hong Kong, Ini alasanya

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM ‐‐ Center for Foods Safety (CFS) Hong Kong menarik Mie Sedaap varian Korean Spicy Chicken menyusul temuan...

Berita Terkait
publikbicara.com