27.1 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Pemkot Depok dan Bogor Perpanjang Masa Belajar Dirumah Sampai Akhir Bulan April

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...
- Advertisement -

Jakarta — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Pemkot Bogor, Jawa Barat kembali memperpanjang masa belajar dari rumah bagi pelajar sekolah sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

“Dengan ini Pemkot Depok memutuskan untuk memperpanjang masa belajar dari rumah bagi peserta didik PAUD/TK hingga SMA/SMK/MA dan lembaga non-formal di Kota Depok mulai tanggal 13 sampai 30 April 2020,” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam keterangan resminya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (9/4).

Perpanjangan masa belajar di rumah bagi peserta didik di Kota Depok resmi diberlakukan lewat Surat Edaran Walikota Depok Nomor 420/117-Huk/Disdik tentang Perpanjangan Masa Belajar di Rumah Bagi Peserta Didik PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan Lembaga Pendidikan Non Formal.

- Advertisement -

Idris menyatakan hal itu dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Depok.

Perpanjangan ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya perpanjangan berlaku hingga 14 April. Masa belajar dari rumah kali pertama diberlakukan Idris dengan mengeluarkan Surat Edaran nomor 443/132-Huk/Dinkes. Dalam edaran tersebut siswa mulai tingkat TK hingga SMA melakukan kegiatan belajar di rumah sejak 16 sampai 28 Maret 2020.

Perpanjangan kembali dilakukan Idris dengan mengeluarkan Surat Edaran nomor 420/142-Huk/Disdik tertanggal 25 Maret 2020. Surat edaran itu memperpanjang masa belajar dari rumah di Kota Depok mulai 30 Maret hingga 11 April, sekaligus menindaklanjuti masa tanggap darurat Covid-19 yang sebelumnya juga ditetapkan Idris.

- Advertisement -

Sementara itu, Pemkot Depok terus mencatat lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Depok. Data terakhir per Rabu (8/4), jumlah kasus positif di Kota Depok berjumlah 73 orang. Dari jumlah itu, delapan orang dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Orang dalam Pantauan (ODP) di hari yang sama sudah mencapai angka 2.256 orang. Untuk Pasien dalam Pemantauan (PDP), tercatat angkanya berjumlah 636 orang.

Idris menyatakan kini tengah menunggu keputusan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Depok. Pemkot Depok sendiri telah menyerahkan surat pengajuan dan kajian terkait PSBB.

- Advertisement -

Bogor

Sementara itu Pemkot Bogor juga memperpanjang waktu belajar di rumah untuk para siswa dalam upaya mencegah penularan virus corona (Covid-19). Perpanjangan dilakukan hingga 23 Mei mendatang.

Kebijakan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Nomor 061/1334-Umum tentang perpanjangan masa belajar di rumah bagi peserta didik PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB, dan Lembaga Pendidikan Nonformal di Kota Bogor. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

“Dengan ini, Pemerintah Kota Bogor memutuskan untuk memperpanjang masa belajar rumah bagi peserta didik PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB, dan Lembaga Pendidikan Non Formal di Kota Bogor mulai tanggal 13 April 2020 sampai dengan 29 Mei 2020,” demikian petikan dalam surat edaran yang telah dikonfirmasi oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

Diketahui, sebelumnya Pemkot Bogor membuat kebijakan belajar di rumah dari 30 Maret sampai 11 April.

Sumber:Cnn Indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com