33.6 C
Bogor
Selasa, 24 November 2020

Longsor Kaki Gunung Sanggabuana Tewaskan 2 Orang Warga

Berita Populer

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Dinilai Merugikan Konsumen, PLN ULP Leuwiliang di Soal

CIBUNGBULANG- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Uunit Layanan Pelanggan (ULP) Leuwiliang tidak tanggung-tanggung meminta kepada salah satu konsumen yang  harus...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...

Tingkatkan Ekonomi Warga Ditengah Pandemi Covid-19, Edot Kembangkan Ternak Ayam Kampung

LEUWISADENG – Berawal dari ketekunan dan kreatifitas, salahsatu warga di Kampung Sinarjaya, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng libatkan para anak...
- Advertisement -

Kabupaten Bogor – Terjadi longsor di kaki Gunung Sanggabuana, Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Sebanyak dua orang tewas akibat kejadian ini.
“Sudah ditemukan tadi, dua orang wafat,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Muhammad Adam Hamdani, ketika dihubungi, Minggu (5/4/2020).

Adam menjelaskan kejadian ini terjadi di Kampung Cibeureum RT 002/005 Desa Buanajaya, Tanjungsari, Sabtu (4/4). Korban yang tewas ini pertama kali ditemukan warga sekitar, Ujib (35).

“Korban melalui messenger (pesan) minta dijemput karena pohon dan batu pada tumbang. Setelah sampai di lokasi, saudara Ujib menemukan korban sudah tertimpa material tanah batu dan pohon,” ungkapnya.

- Advertisement -

Adam menambahkan evakuasi dilakukan hari ini karena medan sulit dan curam. Korban berhasil ditemukan pagi tadi sekitar pukul 07.45 WIB.

Dia mengatakan BPBD masih melakukan pendataan terkait korban longsor tersebut. Belum diketahui secara pasti penyebab korban hingga bisa tertimpa material.

“Itu belum jelas (penyebab pasti korban tertimbun longsor). Anak-anak (petugas BPBD) juga masih di sana (melakukan pendataan),” pungkasnya.

- Advertisement -

Sumber:Detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

70 Calon Pilkada Positif Covid-19

Jakarta -- Sebanyak 70 orang calon kepala daerah yang ikut serta dalam Pilkada 2020 dinyatakan positif virus corona (Covid-19) selama menjalani tahapan di tengah...

Ibu Tega Siksa Bayinya Karena Suami Tidak Adil

Jakarta -- Polisi menetapkan seorang ibu berinisial LQ sebagai tersangka karena menyiksa buah hatinya, AJ yang masih berusia 1 tahun 8 bulan. Rekaman penyiksaan...

Tepis Isu Pemotongan RTLH di Desa Tapos Kecamatan Tenjo, Kades angkat Bicara

TENJO - Terkait adanya tudingan terhadap Kepala Desa Tapos, Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Ratma Wijaya Menepis dugaan pemotongan dana Rumah Tidak Layak...

Ditengah Pandemi Covid-19, Kang Batak Bagi-bagi Ribuan Masker

LEUWISADENG - Ditengah pandemi covid-19 calon kades sadeng H. Yanuar Lesmana mengadakan silaturahmi kepada masyarakat dengan cara Mapay Lembur sekaligus sosialisasikan kartu Sadeng Sehat...

Berita Terkait
publikbicara.com