26.7 C
Bogor
Jumat, 4 Desember 2020

Google Punya Cara Untuk Mengetahui Warga Ikuti Saran Pemerintah Atau Tidak Soal Pandemi Corona

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi...

Iryanto : Saya Tidak Pernah Menerima Uang Seperti Yang Dituduhkan Dalam Kasus OTT DPKPP

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang dilakukan oleh Satreskrim...

Diduga Dendam Pribadi, Irsad Tewas Dibacok

GUNUNGSINDUR - Diduga dendam pribadi seorang pria Irsad (40) warga Kampung Kreo RT 02, RW 05 Desa Cibadung, Kecamatan...
- Advertisement -

Jakarta – Pandemi corona membuat banyak pemerintah di berbagai negara menyarankan warganya untuk tidak keluar rumah, bahkan ada yang sampai melakukan karantina wilayah. Nah, Google ingin membantu pemerintah untuk mengetahui apakah saran tersebut diikuti oleh warganya.

Caranya adalah dengan merilis COVID-19 Community Mobility Reports, yang merupakan laporan pergerakan, yang datanya dikumpulkan dari data lokasi di ponsel milik pengguna, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (3/4/2020).

Perlu diingat, laporan ini hanya dikumpulkan dari pengguna yang memilih untuk ‘menyerahkan’ location history-nya ke Google. Lalu datanya pun merupakan hasil kumulatif dan dibandingkan dengan data lokasi pada akhir Januari lalu.

- Advertisement -

Maksudnya kumulatif di sini adalah Google hanya memperlihatkan penurunan dan peningkatan jumlah orang yang berada di lokasi-lokasi tertentu, seperti tempat pertokoan, restoran, apotek, taman, stasiun/halte untuk transportasi publik, dan perumahan.

“Di Google Maps, kami menggunakan data agregasi dan anonim untuk menunjukkan seberapa penuh sebuah tempat, untuk membantu mengidentifikasi kapan sebuah tempat itu paling penuh. Kami mendengar data semacam ini bisa membantu petugas medis untuk memerangi COVID-19,” tulis Google dalam postingan blognya.

Untuk di Indonesia misalnya, pada laporan tertanggal 29 Maret lalu, terjadi penurunan sebesar 47% di pertokoan, restoran, dan sejenisnya. Lalu di tempat transportasi umum, penurunan yang terjadi adalah 54%, dan penurunan pergerakan pengguna di tempat kerja adalah 15%. Sementara ada peningkatan pergerakan sebesar 15% di area perumahan.

- Advertisement -

COVID-19 Community Mobility Reports GoogleCOVID-19 Community Mobility Reports Google Foto: Screenshot
COVID-19 Community Mobility Reports GoogleCOVID-19 Community Mobility Reports Google Foto: Screenshot
Laporan ini adalah jawaban Google untuk permintaan dari banyak pemerintahan untuk membantu menghadapi penyebaran virus corona. Dalam hal ini adalah data pergerakan pengguna.

Google pun mengaku tengah mempertimbangkan data lokasinya untuk memperlihatkan seberapa penuh sebuah rumah sakit atau fasilitas medis lainnya. Namun data lokasi dari Google ini memang tak bisa membedakan antara pekerja medis, pasien, ataupun pengunjung. Jadi mungkin data ini tak terlalu berguna.

COVID-19 Community Mobility Reports ini adalah bagian dari laman khusus COVID-19 milik Google dan bisa diakses di sini. https://www.google.com/covid19/mobility/

- Advertisement -

Sumber:Detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Asa Penjual Seruling Dimalam Hari

CIBUNGBULANG - Pak Wira (55) nampak lelah tertidur disebuah emperan toko di jalan raya Cibungbulang, Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor...

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Karang Taruna adalah Organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan...

Polsek Ciampea Laksanakan Binrohtal dan Santunan Yatim

CIAMPEA - Kepolisian Sektor Ciampea melaksankan Program Bimbingan rohani dan mental (Binrohtal) dan santunan kepada puluhan anak yatim. Sekaligus melaksankan doa bersama agar pilkades...

Bima Arya Datangi Bank Swasta Yang Dikabarkan Ada Karyawan Positif Corona

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendatangi kantor salah satu bank swasta di Jalan Ciheulet, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (3/12/2020)...

Tips Atasi Bisnis Makanan Sepi Pembeli Saat Pandemi

JAKARTA - Pandemi virus Corona (COVID-19) mengubah perilaku konsumen sangat drastis. Terutama bagi konsumen di bisnis makanan dan minuman yang kini sudah mengurangi aktivitas...

Berita Terkait
publikbicara.com