28.1 C
Bogor
Jumat, 4 Desember 2020

Anggaran Sebesar 457 Milyar Digelontorkan Pemkab Bogor Untuk Penanganan COVID-19

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Diduga Dendam Pribadi, Irsad Tewas Dibacok

GUNUNGSINDUR - Diduga dendam pribadi seorang pria Irsad (40) warga Kampung Kreo RT 02, RW 05 Desa Cibadung, Kecamatan...

Excavator Anjlok Dari Safeloader, Jalan Curugbitung Lumpuh

NANGGUNG - Jalan raya Curigbitung, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Pasalnya,...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...
- Advertisement -

Cibinong –Keseriusan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menangani pasien COVID-19 dan juga mencegah persebarannya di Bumi Tegar Beriman tidak main-main, dalam rapat pembahasan anggaran perubahan parsial yang dilangsungkan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Jum’at, 3 April 2020 anggaran penanganan COVID-19 yang tadinya dianggarkan hanya 80 Milyar sekarang dinaikkan menjadi 457 Milyar.

Dalam kesempatan kali ini, tidak ada satupun anggota DPRD yang tidak setuju, bahkan tangis haru pecah setelah rapat ditutup dengan doa karena memang langkah ini yang ditunggu-tunggu mengingat bahayanya sebaran COVID-19 yang makin hari makin meningkat.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto ketika ditemui wartawan setelah rapat menyatakan inilah langkah terbaik dan dirinya sangat mengapresiasi langkah Pemkab Bogor.

- Advertisement -

“Saya sangat apresiasi, karena keresahan terhadap wabah COVID-19 di Kabupaten Bogor sudah sangat nyata, bukan hanya kepada kesehatan masyarakat, tapi dampak ekonomi mulai terasa, makanya langkah Pemkab tidak boleh setengah-setengah, anggaran 80 Milyar jauh dari kata cukup, kami seluruh anggota DPRD tidak ada yang menolak demi kepentingan bersama utamanya masyarakat Kabupaten Bogor”. Ungkap Rudy.

Rudy juga menyatakan anggaran ini menjawab berbagai permasalahan, mulai dari ketersediaan APD di Puskesmas-puskesmas dan Rumah Sakit, tapi juga menjaga ketahanan pangan daerah serta mencegah virus masuk ke pengungsian dengan menyediakan huntara untuk para korban bencana alam agar mereka bisa lebih nyaman menjalankan Physical Distancing.

“Anggaran ini akan segera di kucurkan untuk pembelian APD untuk para petugas kesehatan, menjaga ketahanan pangan daerah menjelang Ramadhan dan persiapan menjaga ketersediaan anggaran ketika Pemerintah pusat memberlakukan kebijakan lockdown dan kebutuhan sehari-hari masyarakat menjadi tanggung jawab Pemkab, yang lebih penting lagi adalah anggaran penyediaan hunian-hunian sementara kepada saudara-saudara kita korban bencana alam yang sekarang masih tinggal di tenda-tenda darurat yang sangat tidak layak untuk melaksanakan Physical Distancing, jujur kami semua terharu akhirnya kita semua bisa satu visi dan jernih berfikir untuk masyarakat.” Tutup Politisi Partai Gerindra ini.

- Advertisement -

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Didi Kurnia dalam keterangan persnya membenarkan, estimasi anggaran Rp80 milyar untuk penanganan Covid-19 jauh dari kata cukup.

Anggarannya kini dinaikkan karena dipengaruhi berbagai faktor. APD pun harganya sudah naik dan barangnya sulit didapat.

“Anggarannya akan kita ambil dari pengurangan kegiatan belanja daerah yang bisa dilakukan penundaan, Makanya sekarang masih banyak petugas kesehatan yang manggunakan jas hujan karena APD standart WHO itu harganya mahal, makanya segera akan kita susun anggarannya agar bisa segera direalisasikan kebutuhan alat-alat penanganan COVID-19”. Pungkasnya.

- Advertisement -

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

JBB Peduli, Santuni Puluhan Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Sejumlah Wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Bogor Barat (JBB) menggelar bakti sosial dengan membagikan santunan kepada puluhan...

Pakar Imunisasi : Minta Masyarakat Indonesia Tiru Thailand Berhasil Putus Mata Rantai Covid-19

JAKARTA -- Pakar Imunisasi Elizabeth Jane Soepardi meminta masyarakat Indonesia mencontoh negara yang sudah berhasil memutus mata rantai penyebaran virus corona. "Ini sudah terbukti di...

Excavator Anjlok Dari Safeloader, Jalan Curugbitung Lumpuh

NANGGUNG - Jalan raya Curigbitung, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Pasalnya, Alat berat excavator itu anjlok...

Ketum NasDem Negatif Covid-19 Setelah dirawat di RSPAD

JAKARTA -- Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (SP) sudah dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani perawatan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto,...

Kepala DPKPP Mangkir Dalam Sidang Kasus OTT, Reaktif Covid kah?

BOGOR-Sidang lanjutan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor yang dilakukan tanggal 3 Maret 2020 oleh...

Berita Terkait
publikbicara.com