29.7 C
Bogor
Sabtu, 28 November 2020

Pemerintah Jepang Tolak Masuk WNI Mulai Hari Ini

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Pemberi Uang Berniat Menyerahkan Uang Bukan Kepada Iryanto Saat OTT DPKPP.

BOGOR-Sidang lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) DPKPP Kabupaten Bogor di gelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang...

Warga Rumpin Antusias Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

RUMPIN - Antusias warga tunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tujuan khusus (KHDTK) sekaligus pembagian...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri...
- Advertisement -

JAKARTA – Pemerintah Jepang menolak masuk warga negara 49, termasuk Indonesia, untuk menentang virus corona tipe baru atau COVID-19, mulai 3 April 2020 pukul 00.00.

Melalui kebijakan terkait perlintasan orang yang dirilis pada 1 April 2020, semua warga negara yang pernah berkunjung atau mengunjungi negara-negara tersebut termasuk Indonesia dalam 14 hari terakhir sebelum tiba di Jepang tidak diizinkan masuk ke Jepang dalam situasi darurat. “Kebijakan ini akan mulai diberlakukan pada 3 April 2020 pukul 00:00 waktu Jepang, dan berlaku juga bagi pendatang yang berangkat dari Indonesia sebelum kebijakan ini mulai diberlakukan, serta tiba di Jepang setelah kebijakan dimulai,” demikian dijelaskan di Kedutaan Besar Jepang di Indonesia melalui situs resminya yang diakses Kamis.

Untuk pengecualian, kebijakan ini tidak berlaku untuk WNI dengan status penduduk tetap, memiliki suami / istri warga negara Jepang, memiliki suami / istri penduduk tetap, dan pemegang izin tinggal tetap yang pergi Jepang dan mengisi izin masuk kembali ( izin masuk kembali ) sampai dengan 2 April 2020.

- Advertisement -

Namun, akhirnya dia keluar dari Jepang setelah 3 April 2020, maka tidak dapat kembali ke Jepang. Penduduk yang memiliki status Tokubetsu Eijyuu-sha atau penduduk tetap khusus, bukan objek yang masuk ke Jepang.

WNI yang masuk pada kategori yang dikecualikan saat tiba di Jepang akan melakukan persetujuan tes PCR di bandara ketibaan, melakukan karantina mandiri di tempat yang ditunjuk oleh kepala kantor karantina selama 14 hari serta melakukan pemeriksaan kesehatan di otoritas kesehatan.

Kemudian, mereka juga tidak boleh menggunakan transportasi umum dari bandara ke tempat karantina tersebut. Selain kebijakan tersebut, pemerintah Jepang juga menangguhkan penerapan visa bebas (visa waiver), visa sesuai perjanjian yang terkait dengan Kartu Perjalanan Bisnis APEC (ABTC), serta seluruh visa yang diterbitkan Kedubes / Konsulat Jepang sebelum 2 April 2020.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Babinsa Sinarsari Kawal Penyaluran BST Di Kantor Pos

DRAMAGA - Anggota Koramil 2120/Ciomas wil kec Dramaga mendampingi penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) 9 bertempat di Kantor Pos...

Kejanggalan Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor Dipertegas Hakim

BANDUNG - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor memasuki pemeriksaan saksi pemberi uang berinisial SP...

Pemberi Uang Berniat Menyerahkan Uang Bukan Kepada Iryanto Saat OTT DPKPP.

BOGOR-Sidang lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) DPKPP Kabupaten Bogor di gelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Rifandaru...

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar seperti pentingnya...

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik di Tahun 2021-2022

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan kemungkinan bakal naik antara 2021-2022 mendatang. Kebutuhan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan muncul karena saat ini pemerintah tengah merancang...

Berita Terkait
publikbicara.com