Beranda Bogor Raya Cegah Corona, 49 Napi Lapas Gunung Sindur Dapat Asimilasi Rumah

Cegah Corona, 49 Napi Lapas Gunung Sindur Dapat Asimilasi Rumah

Gunung Sindur-Ditengah mewabahnya Covid-19 di tanah air. Tentu berbagai upaya terus dilakukan semua pihak, termasuk di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Seperti Lapas Kelas II A Gunung Sindur telah melakukan proses Asimilasi rumah bagi napi yang memenuhi syarat.(proses di rumahkan napi sebelum bebas guna mencegah terpaparnya Covid 19 di lapas)

Dikatakan Kepala Lapas Kelas II A Gunung Sindur Mulyadi proses asimilasi dilakukan menyusul permenkumham nomor 10 tahun 2020 tentang syarat pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi narapidana dan hak anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 yang saat ini tengah mewabah di berbagai daerah di Tanah Air.

Baca Juga :  Viral Ormas Cabut Label Gereja Di Tenda Bantuan Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Ambil sikap Tegas

“Dari 49 yang telah memdapatkan Asimilasi 34 orang asimilasi itu dilakukan sebagai upaya mencegah Pandemi Covid 19 di Lapas Khusus kelas II A Gunung Sindur,”kata Mulyadi Kepada wartawan, Jumat sore (3/4).

Syarat untuk asimilasi rumah diberikan kepada napi yang sudah menjalani setengah masa pidana, aktif mengikuti program pembinaan dan mendapatkan surat Keputusan (SK) PB, CB, CMB sudah disetujui dan dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

“Dan Asimilasi rumah tidak diberikan kepada tindak pidana terorisme, narkotika dan precursor narkotika, psikotropika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan Negara, serta kejahatan transnasional terorganisasi, dan Warga Negara Asing, termasuk Abu Bakar Ba’asyir dan Gugus Tambunan,”kata Mulyadi.

Baca Juga :  Sejak 2008 BMKG Tak Pakai Skala Richter Lagi Ukur Kekuatan Gempa, Apa Bedanya Dengan Magnitudo?

Mulyadi mengatakan asimilasi rumah diberikan Sebagai langkah Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur dalam pemenuhan hak integrasi WBP untuk kembali menyatu dengan masyarakat dan beradaptasi dengan kondisi masyarakat.

“Sebagai upaya penyelamatan WBP /napi yang berada di Lapas/Rutan dari penyakit Covid-19.dan Membantu pemerintah dalam memerangi pandemik Covid-19,”pungkasnya.

(Cep Rendra)

Artikulli paraprakPemerintah Jepang Tolak Masuk WNI Mulai Hari Ini
Artikulli tjetërDPRD Bersama Pemkab Bogor Memutuskan 2847 Huntara Korban Bencana Alam Dibangun Segera.

Tinggalkan Balasan