25.9 C
Bogor
Kamis, 26 November 2020

Pria Penyebar Hoax Soal Corona di Tangkap di Pamijahan

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...
- Advertisement -

Cibinong — Polres Bogor-Sat Reskrim Polres Bogor ungkap kasus penyebaran berita Hoax pada Instagram yang bernuansakan Covid-19 (04/02/2020).

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi, mengatakan pengungkapan kasus di tengah pandemik Covid-19 ini jajarannya berhasil membekuk seorang tersangka berinisial (U) sebagai penyebar berita HOAX pada sebuah konten video yang diunggah melalui Instagram dengan durasi 48 detik yang berjudul “Pembunuhan Masal Berkedok Virus Corona”, yang telah disaksikan sebanyak 1.574 kali serta dikomentari oleh 31 akun.

Tersangka inisial (U) dengan usia 58 tahun ini ditangkap oleh personil Sat Reskrim Polres Bogor, di daerah Pamijahan Kabupaten Bogor pada (22/03) lalu, dengan barang bukti berupa 2 (dua unit) telepon selular dan 1 (satu) buah flashdisk yang berisikan konten Hoax.

- Advertisement -

“Terhadap Tersangka ini kami kenakan pasal 14 dan/atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 01 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Yang berbunyi Barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat (Pasal 14),dan atau dalam (Pasal 15) yang berbunyi Barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat. Dengan ancaman pidana penjara diatas 3 tahun”, tutur Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Bima Dukung Penuh Anugerah PWI untuk Pejuang Covid

BOGOR - Rencana PWI Kota Bogor yang akan menggelar acara penghargaan kepada mereka yang tulus ikhlas berjuang selama pandemi Covid -19, didukung full Wali...

Kampanye Pilkada, Bawaslu Temukan 2.126 Kasus Pelanggaran Protkes Covid-19

JAKARTA - Masa kampanye Pilkada telah berjalan hampir 2 bulan, Bawaslu mengungkap kampanye dengan metode tatap muka terus meningkat di tengah wabah virus Corona....

Penjelasan Ashanty Soal Millen Cyrus Terjerumus Narkoba

Jakarta - Biasa berpakaian modis dan seksi, beberapa hari lalu Millen Cyrus tampil berbeda. Ia tampak lesu dengan busana berwarna orange bertuliskan tahanan. Hal itu...

Bima Arya : Kasus Covid-19 di Kota Bogor Rata-Rata 4 Kasus Per Hari

BOGOR - Laju penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Bogor masih tergolong tinggi. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, rata-rata ada 40-an kasus positif...

Berita Terkait
publikbicara.com