26.4 C
Bogor
Jumat, 4 Desember 2020

Anggaran 40 Miliyar Untuk ODP Bogor Barat Dialihkan Untuk Penanganan Covid 19

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Excavator Anjlok Dari Safeloader, Jalan Curugbitung Lumpuh

NANGGUNG - Jalan raya Curugbitung, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Pasalnya,...

Diduga Dendam Pribadi, Irsad Tewas Dibacok

GUNUNGSINDUR - Diduga dendam pribadi seorang pria Irsad (40) warga Kampung Kreo RT 02, RW 05 Desa Cibadung, Kecamatan...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...
- Advertisement -

Bogor-Anggaran Rp40 miliar untuk persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB) atau pemekaran Kabupaten Bogor Barat dialihkan untuk penanganan virus corona atau covid-19.

Semula anggaran yang tertuang di APBD 2020 itu dialokasikan untuk pembebasan lahan calon ibu kota DOB Kabupaten Bogor Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan, untuk menangani virus corona di Bumi Tegar Beriman, setiap anggaran yang bisa ditunda akan digeser.

- Advertisement -

Selain anggaran DOB Bogor Barat, Pemkab Bogor juga telah mengalokasikan anggaran sisa Belanja Tidak Terduga (BTT) sisa penanganan bencana Sukajaya, iuran anggota Korpri, serta pergeseran anggaran SKPD yang mencapai Rp80 miliar.

“Kita sedang rapatkan dengan DPRD anggaran SKPD mana saja yang bisa digeser. Karena ini demi nyawa manusia. Jadi nanti anggaran yang sudah digeser diharapkan bisa dianggarkan lagi di APBD Perubahan 2020,” kata Burhan, Rabu (1/4).

Menurutnya, anggaran tersebut akan digunakan untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan dan sebagian untuk membeli 1.000 unit alat rapid test.

- Advertisement -

Pertimbangan menggeser anggaran persiapan DOB Bogor Barat karena belum ada kejelasan dari pemerintah pusat terkait pencabutan moratorium DOB.

“Ya salah satunya itu. Toh kita juga bisa anggarkan nanti di perubahan dan di tahun berikutnya. Yang penting untuk menyelamatkan manusia dulu. Karena ini berkaitan dengan nyawa,” tandasnya.

Sumber:Metropolitan

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

GOR Cikande, Jadi Saksi Sosialisasi Empat Pilar

SUKABUMI - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) /Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)...

Ketua IMI Kabupaten Bogor Tinjau Lahan Sarana Latihan Grasstrack

CIBINONG - Imbas gagalnya Stadion Pakansari menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 menjadikan gagalnya pula lahan di depan stadion yang awalnya dipersiapkan menjadi sarana...

Wanita Paruhbaya Meregang Nyawa Diduga Tersambar Kereta Listrik di Tenjo

TENJO - Seorang wanita berusia 56 tahun bernama Sumarni warga Kp. Nangerang Desa Cilaku Kecamatan Tenjo meregang nyawa diduga tersambar kereta Comuterline saat berjalan...

Simak Panduan Pilkada 2020 Di Twitter

JAKARTA - Sebagai media sosial (medsos), Twitter acapkali menjadi tempat percakapan para netizen yang tak ayal bikin trending topic, tak terkecuali dengan Pilkada 2020....

Mantan Artis Cilik “IBS” Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

JAKARTA - Mantan artis cilik berinisial IBS ditangkap polisi terkait kasus penyalahgunaan narkoba. IBS ditangkap semalam di rumahnya bilangan Johar Baru Jakarta Pusat. Kasat Reserse...

Berita Terkait
publikbicara.com