30 C
Bogor
Selasa, 1 Desember 2020

Desa di Kabupaten Bogor Lakukan Local Lokcdwon, Warga Diperiksa Suhu Tubuh

Berita Populer

Dua Kepala Dinas Akan Bersaksi Dalam Sidang Kasus OTT DPKPP

BANDUNG - Persidangan lanjutan kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor yang kembali digelar di PN Bandung (27/11) dengan pemeriksaan saksi...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...

JBB Peduli Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Ditengah pandemi Covid 19, Jurnalis Bogor Barat (JBB) mengandeng Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Leuwiliang berbagi...

Dapur dan Kolam Ikan Tertutup Material Longsor

NANGGUNG - Curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Nanggung menyebabkan tebing persawahan di Kampung Cimanganten RT 01/11, Desa...

Pol PP Parungpanjang Tutup Paksa THM

PARUNGPANJANG - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Parungpanjang tutup paksa kegiatan rumah tinggal yang dijadikan tempat hiburan...
- Advertisement -

Kemang –Ditengah mewabahnya Covid-19, dan Kabupaten Bogor belum menentukan kebijakan lokal lockdown, Sebuah desa di kabupaten Bogor yakni Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor telah menentukan kebijakan lokal lockdown, memperketat warga yang ingin masuk ke wilayah Desa Itu, selain memeriksa suhu tubuh warga pun diberikan cairan handsanitizer dan Disinfektan. Senin (30/3).

“Kami perketat akses masuk ke desa kami (Bantarsari), baik warga asli Bantarsari atau pun warga luar yang ingin masuk ke desa ini akan diperiksa suhu tubuhnya, jika ada yang lebih dari 37,5 akan disarankan untuk ke puskesmas diperiksa kesehatannya,”kata Kades Bantarsari Lukmanul Hakim, kepada wartawan, Senin (30/3).

Lukman sapaan Kades Bantarsari mengatakan, lokal lockdown itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 di wilayah Desa Bantarsari.

- Advertisement -

“Alhamdulillah untuk yang ODP dan PDP dan yang positif tidak ada sejauh ini mudah mudahan tidak ada ,”kata Lukman.

Dalam pemeriksaan itu selain pihak desa TNI-POLRI dan pihak Puskemas setempat hadir sembari mensosialisasikan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, tidak keluar rumah, dan selalu mencuci tangan.

“Mudah – mudahan Covid 19 penyebaran bisa di minimalisir, kami pun sebelumnya telah melakukan Disinfektan di masjid, sekolah, fasilitas umum lainya,”kata Lukman.

- Advertisement -

Kegiatan itu akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan .

“Sampai 14 hari petugas yang jaga dipintu masuk juga dilaksanakan bergantian,”pungkasnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi...

Tim Gabungan KLHK “Gerebek” Galian Tambang Rumpin

RUMPIN - Sebuah lokasi galian C yang ada di wilayah Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin di "gerebek" tim gabungan penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) dari...

Warga Keluhkan Kenapa Pekerjaan Jalan Cigudeg-Kiarasari dipangkas

CIGUDEG-Pembangunan ruas jalan Cigudeg-Kiarasari di Kampung warung dua sampai kampung Juga Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg sepanjang 2,1 kilometer mendapat sorotan dari masyarakat sekitar. Musababnya...

Wanhai : Panitia Tegas Terapkan 3 M Pilkades jangan Menjadi Klaster Baru

CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan tetap menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, ada 88 desa yang nantinya akan mengikuti pesta demokrasi Pilkades...

Anies Positif Covid-19, IHSG Tak Terpengaruh

JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan sesi I pada Selasa (1/12). IHSG sempat naik di atas 1 persen pada...

Berita Terkait
publikbicara.com