26.4 C
Bogor
Kamis, 26 November 2020

Demam Ringan dan Batuk Ternyata PM Inggris Positif Covid-19

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...
- Advertisement -

JAKARTA – Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyatakan diri positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Melalui akun Twitter, ia menuturkan dalam keadaan stabil dan hanya mengalami gejala ringan Covid-19.

Johnson menyatakan dia dianjurkan dokter diperiksa Covid-19 setelah mengalami demam ringan dan batuk. “Dalam 24 jam terakhir saya mengalami gejala (Covid-19) ringan dan dites positif corona,” kata Johnson pada Jumat (27/3/2020).

Saat ini, Johnson menuturkan ia tengah melakukan isolasi mandiri. Meski begitu, ia menyatakan akan tetap bertugas dari rumah.”Sekarang saya tengah menjalani isolasi mandiri dan akan tetap menjalankan tugas memimpin pemerintah melalui video conference di tengah perjuangan kita melawan virus ini. Bersama-sama kita bisa mengalahkannya,” kata Johnson.

- Advertisement -

Hingga saat ini virus corona telah menginfeksi 11.658 orang di Inggris dan 578 meninggal. Data terbaru menunjukkan 135 pasien dinyatakan sembuh.

Tak hanya warga, virus mematikan itu juga menyerang keluarga Kerajaan. Pangeran Charles, putra Ratu Elizabeth II yang juga putra mahkota Inggris positif terinfeksi virus corona.

Untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah Inggris memutuskan menerapkan kebijakan penguncian wilayah atau lockdown selama tiga pekan.

- Advertisement -

Boris Johnson memerintahkan supaya para penduduk untuk sementara tidak bepergian jika tidak ada urusan mendesak dan melarang penduduk berkumpul lebih dari dua orang.(*)

Sumber Berita: cnnindonesia.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Bima Dukung Penuh Anugerah PWI untuk Pejuang Covid

BOGOR - Rencana PWI Kota Bogor yang akan menggelar acara penghargaan kepada mereka yang tulus ikhlas berjuang selama pandemi Covid -19, didukung full Wali...

Kampanye Pilkada, Bawaslu Temukan 2.126 Kasus Pelanggaran Protkes Covid-19

JAKARTA - Masa kampanye Pilkada telah berjalan hampir 2 bulan, Bawaslu mengungkap kampanye dengan metode tatap muka terus meningkat di tengah wabah virus Corona....

Penjelasan Ashanty Soal Millen Cyrus Terjerumus Narkoba

Jakarta - Biasa berpakaian modis dan seksi, beberapa hari lalu Millen Cyrus tampil berbeda. Ia tampak lesu dengan busana berwarna orange bertuliskan tahanan. Hal itu...

Bima Arya : Kasus Covid-19 di Kota Bogor Rata-Rata 4 Kasus Per Hari

BOGOR - Laju penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Bogor masih tergolong tinggi. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, rata-rata ada 40-an kasus positif...

Berita Terkait
publikbicara.com