Beranda Kesehatan Sopir Bus Wonogiri-Bogor Positif Virus Corona (COVID-19)

Sopir Bus Wonogiri-Bogor Positif Virus Corona (COVID-19)

Jakarta – Seorang sopir bus trayek Wonogiri-Bogor dinyatakan positif terpapar virus corona (COVID-19). Sopir itu merupakan warga asal Kecamatan Ngadirojo Wonogiri dan kini diisolasi di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri.

Menurut Pengamat transportasi yang juga Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, pegawai terminal tipe A yang melakukan kegiatan rampcheck atau inspeksi keselamatan juga rawan terkena sebaran virus corona.

“Petugas tersebut harus dibekali cara sehat dan higienis melakukan rampheck dan dilengkapi fasilitas perlindungan diri,” kata Djoko dalam keterangannya kepada detikOto, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga :  PKS Jabar Minta Ridwan Kamil Ikut Tolak Timnas Israel Pada Piala Dunia U-20

Selain itu, Djoko juga mengatakan bahwa setiap terminal penumpang harus disediakan bilik disinfeksi, hand santizier, hingga tempat cuci tangan.

“Pemeriksaan kesehatan secara rutin terhadap petugas rampcheck harus dilakukan,” ujarnya.

Sebelumnya, Djoko juga memberikan protokol di area dan transportasi publik. Baik pengendara maupun penumpang diharapkan bisa mengukur kondisi kesehatan masing-masing.

“Khusus di transportasi publik, apabila sedang dalam kondisi tidak sehat, (sopir) jangan mengemudikan kendaraan. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan menggunakan air dan sabun, membuang sampah di tempat sampah, tidak merokok dan mengonsumsi NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Aditif), tidak meludah di sembarang tempat, hindari menyentuh area wajah yang tidak perlu,” kata Djoko.

Baca Juga :  Jus Melon, Minuman yang Dapat Menurunkan Kadar Asam Urat Dengan Cepat di Dalam Tubuh 

“Penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu, sebaiknya menggunakan masker selama berada di dalam kendaraan. Lakukan pembersihan menggunakan desinfektan terutama setelah mengangkut penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu,” katanya.

Sumber:Detik.com

Artikulli paraprakDampak Corona Pendonor Darah Menurun, Stock Darah di RS PMI Bogor Berkurang
Artikulli tjetërKementerian Haji dan Umroh Arab Saudi Bantu Pulangkan Jamaah Umroh Yang Telat

Tinggalkan Balasan