26.7 C
Bogor
Jumat, 4 Desember 2020

Antisipasi Dampak Ekonomi Corona, Pemerintah Siapkan Bantuan Sembako dan Keringanan Tagihan Listrik

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi...

Iryanto : Saya Tidak Pernah Menerima Uang Seperti Yang Dituduhkan Dalam Kasus OTT DPKPP

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang dilakukan oleh Satreskrim...

Diduga Dendam Pribadi, Irsad Tewas Dibacok

GUNUNGSINDUR - Diduga dendam pribadi seorang pria Irsad (40) warga Kampung Kreo RT 02, RW 05 Desa Cibadung, Kecamatan...
- Advertisement -

JAKARTA-Pemerintah menyiapkan sejumlah jaring pengaman sosial untuk mengantisipasi dampak ekonomi wabah Covid-19.

Salah satunya, menaikkan besaran bantuan sembako untuk keluarga miskin menjadi Rp 200 ribu per keluarga. Tahun lalu besaran yang diterima Rp 110 ribu per keluarga dan memasuki 2020 naik menjadi Rp 150 ribu per keluarga.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan, jumlah penerima bantuan sembako seluruh Indonesia adalah 15,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Selain jumlahnya dinaikkan, mekanisme pencairannya diubah.

- Advertisement -

’’Sistem pembayaran biasanya tiga bulan. Karena untuk mengatasi dampak corona, bantuan diberikan per bulan,’’ katanya dalam video telekonferensi Selasa (24/3/2020).

Penyalurannya tetap mempertimbangkan protokol pencegahan Covid-19. Misalnya, dilakukan secara nontunai untuk mencegah adanya kerumunan massa.

Untuk sementara, kata Ma’ruf, pemerintah membuat proyeksi dampak virus korona terjadi sepanjang tiga bulan ke depan atau hingga Juni. Kemudian, akan dievaluasi apakah ada dampak lanjutan atau tidak.

- Advertisement -

Selain bantuan sembako, ada bantuan sosial bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan harian. Termasuk para driver ojek online atau ojol. Saat ini pemerintah menginventarisasi jumlah penerima dan besaran anggarannya.

Rapat yang dihadiri Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan sejumlah menteri serta kepala lembaga itu juga membahas relaksasi bagi para UKM. Di antaranya, relaksasi kelonggaran kredit.

’’Relaksasi untuk meringankan beban mereka. Apakah itu terkait cicilan dan insentif-insentif lain,’’ jelasnya.

- Advertisement -

Ada juga skenario keringanan pembiayaan tagihan listrik. Kebijakan tersebut khusus untuk rumah tangga miskin dengan daya listrik 450 watt dan 900 watt.

Agar tepat sasaran, kata dia, kebijakan itu akan disesuaikan dengan data keluarga miskin yang ada di Kementerian Sosial (Kemensos). Hasil pertemuan di rumah dinas wakil presiden tersebut akan disampaikan ke presiden untuk diputuskan.

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama mengatakan, kenaikan besaran bantuan sembako itu berlaku untuk kucuran Maret sampai Agustus tahun ini.

Total anggaran program sembako itu Rp 28,08 triliun. Tujuan program sembako tersebut adalah mengurangi beban pengeluaran KPM dengan pemenuhan sebagian kebutuhan pangan. Lalu, memberikan gizi yang seimbang kepada KPM.

Selain itu, Kemensos mengumumkan bantuan program keluarga harapan (PKH) tahap kedua dan seterusnya akan diberikan lebih cepat dari jadwal semula. Tujuannya, meringankan beban 10 juta keluarga penerima manfaat selama terdampak pandemi Covid-19.

”Penyaluran PKH tahap kedua yang seharusnya April menjadi pertengahan Maret. Tahap ketiga yang seharusnya Juli jadi April sehingga pada masa tanggap darurat, KPM mendapatkan manfaat ganda,’’ kata Asep.

Sumber:Radar bogor

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Asa Penjual Seruling Dimalam Hari

CIBUNGBULANG - Pak Wira (55) nampak lelah tertidur disebuah emperan toko di jalan raya Cibungbulang, Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor...

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Karang Taruna adalah Organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan...

Polsek Ciampea Laksanakan Binrohtal dan Santunan Yatim

CIAMPEA - Kepolisian Sektor Ciampea melaksankan Program Bimbingan rohani dan mental (Binrohtal) dan santunan kepada puluhan anak yatim. Sekaligus melaksankan doa bersama agar pilkades...

Bima Arya Datangi Bank Swasta Yang Dikabarkan Ada Karyawan Positif Corona

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendatangi kantor salah satu bank swasta di Jalan Ciheulet, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (3/12/2020)...

Tips Atasi Bisnis Makanan Sepi Pembeli Saat Pandemi

JAKARTA - Pandemi virus Corona (COVID-19) mengubah perilaku konsumen sangat drastis. Terutama bagi konsumen di bisnis makanan dan minuman yang kini sudah mengurangi aktivitas...

Berita Terkait
publikbicara.com