25.9 C
Bogor
Jumat, 27 November 2020

Fraksi Golkar Keluarkan Rekomendasi: Gercep Pemkab Bogor Masih Laun

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...
- Advertisement -

CIBINONG–Menyikapi beberapa isu besar yang ada di Kabupaten Bogor akhir-akhir ini, Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bogor mengeluarkan beberapa rekomendasi dan pernyataan politik terkait kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penanganan beberapa permasalahan yang menurut beberapa pihak belum maksimal.

Seperti diungkapkan sekretaris fraksi Golkar, Aan Triana Al Muharom sikap politik partai Golkar menyikapi isi permasalahan penyelenggara pemerintahan melaui Program Pancakarsa di Kabupaten Bogor dalam hal ini Bupati dan para SKPD.

Bahwa fraksi Golkar melihat ada beberapa isu besar yang menjadi perhatian masyarakat, dan menyangkut kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor yang penanganannya dilakukan pemerintah belum maksimal.

- Advertisement -

” Dan ini harus segera dilakukan perbaikan dan menuntut kinerja eksekutif agar lebih cepat dan tepat”. Ungkap Aan.

Lebih lanjut Aan menegaskan, terkait langkah antsipasi penyebaran virus corona (COVID-19), fraksi Golkar mendukung upaya pencegahan ini karena hingga saat ini seperti yang kita ketahui virus ini belum ada vaksin pencegahannya, makanya langkah-langkah yang diambil harus benar-benar mempertimbangkan faktor kesehatan dan keselamatan.

“Kami fraksi partai Golkar menghimbau agar masyarakat Kabupaten tidak bepergian dulu untuk mengantisipasi tertular virus Corona,”ujarnya.

- Advertisement -

Ia pun mendesak pemerintah daerah harus mengupayakan penyediaan masker-masker yang dibagikan gratis kepada masyarakat Kabupaten Bogor sebagai salah satu langkah pencegahan terhadap corona.

“Mudah-mudahan kita semua berdoa agar dihindarkan dari virus ini dan jangan lupa untuk terus hidup sehat dengan rutin berolahraga dan makan makanan yang bergizi serta sementara ini menghindari tempat-tempat keramaian,”ujarnya.

Sementara itu dalam point-point rekomendasi dan pernyataan politik fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bogor yang dibahas aagr diperhatikan Pemkab Bogor diantaranya :

- Advertisement -

1.Terkait pemulihan pasca bencana alam Kabupaten Bogor pada tanggal 1 Januari 2020, Fraksi Golkar mendorong kepada pimpinan DPRD untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam penanganan pemulihan bencana alam yang terjadi di wilayah Sukajaya, Cigudeg, Jasinga, Nanggung dan Gunung Putri serta Kecamatan Pamijahan yang terdampak akibat gempa bumi tanggal 10 Maret 2020 agar lebih cepat dan tepat dalam penanganannya.

2.Terkait pemulihan pasca bencana alam dan banjir di wilayah Ciseeng dan Kemang pada tanggal 1 Maret 2020, masyarakat agar segera diberikan penggantian benih ikan dan hewan ternak yang hilang.

3.Terkait kasus Corona Virus Disease 19 (COVID-19) Pemerintah Daerah agar secepatnya melakukan sterilisasi lokasi-lokasi vital guna melakukan pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19 dan melakukan sosialisasi dan menghimbau kepada masyarakat untuk hidup sehat dan tidak bepergian terlebih dahulu sampai dengan waktu yang telah ditentukan selama 14 hari ke depan. Pemerintah Daerah seyogyanya memberikan masker kepada masyarakat secara gratis dan mendistribusikan melalui puskesmas-puskesmas dan UPT-UPT yang ada,pungkasnya.

Laporan: Tim Redaksi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kendaraan Listrik Harus Lalui Serangkai Uji Tipe Sebelum Turun ke Jalan

Jakarta - Indonesia mulai mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan berupa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Setelah peraturan presiden soal...

Bima Arya : Habib Rizieq Dirawat di RS UMMI, Bogor

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya membenarkan kalau pentolan FPI Habib Rizieq Shihab sedang dirawat di Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat....

TKI di Malaysia Alami Penyiksaan, Disayat Benda Tajam Hingga Tidak Diberi Makan

JAKARTA -- Pekerja migran Indonesia di Malaysia kembali mengalami penyiksaan oleh majikan. Kali ini dialami TKI berinisial MH di Kuala Lumpur. MH mengalami penyiksaan mulai...

Donor Darah Puskesmas Cigombong di Sambut Gembira Oleh Warga

CIGOMBONG- Puskesmas Cigombong bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah di lakukan di ruang...

Lapas Khusus Gunung Sindur Gelar Swab Test Serentak

BOGOR – Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mengadakan Swab Test kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara...

Berita Terkait
publikbicara.com