25.7 C
Bogor
Senin, 23 November 2020

Informasi Ada Warga PDP Corona di Cihideung Udik Ternyata Nihil

Berita Populer

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Tingkatkan Ekonomi Warga Ditengah Pandemi Covid-19, Edot Kembangkan Ternak Ayam Kampung

LEUWISADENG – Berawal dari ketekunan dan kreatifitas, salahsatu warga di Kampung Sinarjaya, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng libatkan para anak...

Dinilai Merugikan Konsumen, PLN ULP Leuwiliang di Soal

CIBUNGBULANG- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Uunit Layanan Pelanggan (ULP) Leuwiliang tidak tanggung-tanggung meminta kepada salah satu konsumen yang  harus...

Ziven Rozul, Pembalap Cilik Asal Cibinong Yang Fenomenal Di Jabar Open 2020.

BOGOR-Dalam gelaran resmi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat bertajuk Jabar Open Road Race Tournament seri 2 tahun 2020...
- Advertisement -

CIAMPEA-Pemerintah Kecamatan Ciampea dan Puskesmas Cihideung Udik membantah adanya warga Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea yang terindikasi Virus Corona (Covid 19) Pria berusia 26 tahun seperti yang diinformasikan web Dinkes Provinsi Jawa Barat yang beredar luas sehingga membuat panik warga Ciampea.

“Kita melakukan pemeriksaan terhadap kades PKK tapi belum ditemukan pasien dugaan Corona tersebut bahkan sudah koordinasi ke Dinkes, desa, semuanya belum ada info kebenarannya,” kata Bidan puskesmas Cihideung Udik Ika kepada wartawan, Senin (16/03/2020).

Ika juga menambahkan, bahwa data yang diberikan oleh web Dinkes provinsi Jawa Barat karena datanya hanya tertera umur dan jenis kelamin saja.

- Advertisement -

“Kita juga sudah menanyakan ke RSUD RS KBP sampai medika Dramaga tapi hasilnya nihil,” tambahnya

Lebih lanjut ia menuturkan, Dinkes Kabupaten Bogor saja belum membenarkan berita terhadap informasi tersebut.

“Kalau demam dan flu banyak, tapi belum mengarah ke covid19 kalaupun ada kita langsung responsif,” tuturnya

- Advertisement -

Camat Ciampea Chaerudin Felani mengatakan mendengar informasi ia langsung berkordinasi dengan pemdes dan puskesmas untuk mengambil langkah penelusuran ke RT dan melibatkan kader dan posyandu ternyata tidak ditemukan salah satu warga virus Corona

“Melakukan penelusuran ke rumah sakit pun masih nihil kita melakukan himbauan, melalui desa RT RW supaya tidak terlalu panik dengan adanya isu berita kaitan virus Corona dan mengedepankan PHBS,”pungkasnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Tepis Isu Pemotongan RTLH di Desa Tapos Kecamatan Tenjo, Kades angkat Bicara

TENJO - Terkait adanya tudingan terhadap Kepala Desa Tapos, Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Ratma Wijaya Menepis dugaan...

Ditengah Pandemi Covid-19, Kang Batak Bagi-bagi Ribuan Masker

LEUWISADENG - Ditengah pandemi covid-19 calon kades sadeng H. Yanuar Lesmana mengadakan silaturahmi kepada masyarakat dengan cara Mapay Lembur sekaligus sosialisasikan kartu Sadeng Sehat...

403 KPM Didesa Nanggung Terima Beras Dari Banbup Bogor

NANGGUNG - Bantuan Bupati (Banbup) Kabupaten Bogor Ade Yasin berupa beras yang jumlah per-karungnya 15 kg telah diterima dan segera di realisasikan kepada 403...

Suasana Haru Terjadi Saat Iryanto Sambangi Kantor DPKPP

BOGOR - Mantan sekdis DPKPP, Iryanto hari ini (23/11) kembali kerumah setelah hakim pengadilan Negeri Bandung mengeluarkan surat penetapan bernomor 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bdg yang memerintahkan Jaksa...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan bantuan sosial tunai (BST) Kemensos...

Berita Terkait
publikbicara.com