Beranda Internasional Korban Termuda, Bayi Baru Lahir Terinfeksi Virus Corona

Korban Termuda, Bayi Baru Lahir Terinfeksi Virus Corona

Jakarta — Kasus yang melibatkan satu bayi baru lahir di London dikonfirmasi terinfeksi virus corona. Ia menjadi korban virus corona termuda yang pernah terjadi di Inggris.

Ibu dari bayi tersebut telah dibawa ke rumah sakit di kawasan utara London beberapa hari sebelum melahirkan. Berdasarkan laporan kesehatan, sang ibu mengidap pneumonia yang kemudian dikonfirmasi juga terinfeksi virus corona (covid-19).

Sang ibu dinyatakan positif terkena corona setelah beberapa saat melahirkan di RS North Middlesex, Enfield. Sang bayi juga langsung menjalani uji medis virus corona beberapa menit setelah lahir.

Hal tersebut juga dikonfirmasi Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS). Mereka menyatakan semua staf rumah sakit yang berinteraksi atau menangani sang ibu dan kelahiran bayi saat ini sedang mengisolasi diri sendiri demi mencegah penyebaran virus corona.

Baca Juga :  Profil Akbar Himawan Buchari yang Menjadi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2022-2025.

Hingga kini masih belum bisa dipastikan bayi tersebut terinfeksi virus corona sejak dalam kandungan atau setelah dilahirkan. Melansir The Sun via The Guardian, bayi tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit biasa. Sementara itu, sang ibu sudah dipindahkan ke rumah sakit spesialis.

“Keselamatan pasien dan staf adalah prioritas kami. Sehingga, mengikuti petunjuk dari Kesehatan Publik Inggris, kami secara rutin membersihkan setiap area tempat kami merawat pasien dan staf yang berinteraksi dengan kasus atau yang disarankan mengisolasi diri sendiri,” tulis perwakilan RS North Middlesex.

Baca Juga :  Menteri Siti Apresiasi Kerja Alumni Fahutan IPB dalam Bogor Go Green 7

Terpisah, Kepala Petugas Medis Inggris Profesor Chris Whitty mengimbau perempuan hamil tak perlu mengkhawatirkan virus corona. Pemerintah Inggris hingga kini menyatakan tak ada bukti klinis yang mengindikasikan virus dapat ditularkan dari ASI.

Inggris masuk 10 besar negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia. Berdasarkan data Minggu (15/3) sore di Indonesia, Inggris memiliki 1.143 kasus dengan 21 orang meninggal dunia dan 19 orang sembuh.

Sumber:Cnn indonesia

Artikulli paraprakKenalkan Budaya Lokal Sejak Dini Himpaudi Kecamatan Kemang Gelar Porseni
Artikulli tjetërWhatsapp Segera Hadirkan Fitur Baru, Bisa Hapus Pesan Sendiri Otomatis

Tinggalkan Balasan