25.9 C
Bogor
Kamis, 26 November 2020

RS EMC Sentul Gelar Operasi Gratis Hernia dan Bibir Sumbing

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...
- Advertisement -

SENTUL-Rumah Sakit EMC Sentul menggelar bakti sosial berupa operasi gratis bagi masyarakat yang mengalami hernia dan bibir sumbing.

Bekerja sama dengan yayasan Alfa Omega Peduli dan Smile Train, kegiatan amal ini bagi masyarakat kurang mampu dilakukan selama dua hari, yakni Sabtu (7/3/2020) dan Minggu (8/3/2020).

Direktur RS EMC Sentul, Kusmiati menjelaskan, operasi ini diikuti oleh 35 pasien hernia dan 26 pasien bibir sumbing. Untuk mengikuti program bakti sosial tersebut, lanjut jelasnya, para peserta harus memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Setelah itu, lanjut dia,baru dilakukan screening untuk ditentukan apakah akan dioperasi atau tidak.

- Advertisement -

“Bakti sosial ini rutin dilaksanakan dua sampai tiga tahun sekali sejak 2018 lalu. Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keberadaan dan kondisi masyarakat. Tentunya tujuan kami adalah kami ingin membantu saudara-saudara kami untuk bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi virus corona yang belakangan meresahkan seluruh belahan dunia, Kusmiati memfokuskan peserta bakti sosial tidak memiliki demam dan batuk pilek.

Meski demikian, dia yakin bahwa para pasien bakti sosial ini tidak berasal dari daerah yang terpapar corona. Dia pun meminta agar masyarakat tidak panik.

- Advertisement -

“Tinggal pola hidup sehat saja, cuci tangan yang bersih setiap waktu supaya kita yakin bahwa tangan kita bebas kuman,” kata dia.

Cecep, salah seorang pasien yang sudah menderita hernia selama dua tahun, mengatakan operasi seperti ini bisa menghabiskan Rp17 juta. Ia pun merasa sangat bersyukur dengan adanya bakti sosial berupa operasi gratis yang diberikan oleh RS EMC Sentul. “Mudah-mudahan bisa sehat lagi,” harapnya.

Sumber: Radar Bogor

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Bima Dukung Penuh Anugerah PWI untuk Pejuang Covid

BOGOR - Rencana PWI Kota Bogor yang akan menggelar acara penghargaan kepada mereka yang tulus ikhlas berjuang selama pandemi Covid -19, didukung full Wali...

Kampanye Pilkada, Bawaslu Temukan 2.126 Kasus Pelanggaran Protkes Covid-19

JAKARTA - Masa kampanye Pilkada telah berjalan hampir 2 bulan, Bawaslu mengungkap kampanye dengan metode tatap muka terus meningkat di tengah wabah virus Corona....

Penjelasan Ashanty Soal Millen Cyrus Terjerumus Narkoba

Jakarta - Biasa berpakaian modis dan seksi, beberapa hari lalu Millen Cyrus tampil berbeda. Ia tampak lesu dengan busana berwarna orange bertuliskan tahanan. Hal itu...

Bima Arya : Kasus Covid-19 di Kota Bogor Rata-Rata 4 Kasus Per Hari

BOGOR - Laju penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Bogor masih tergolong tinggi. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, rata-rata ada 40-an kasus positif...

Berita Terkait
publikbicara.com