Masker dan Sanitizer langka, Polres Bogor Ungkap Penimbun

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...
- Advertisement -

Cibinong-Seiring merebaknya penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ternyata banyak pihak memanfaatkan untuk meraup keuntungan dengan menimbun masker dan sabun pencuci tangan atau hand Sanitizer

Seperti di Bogor jajaran Reskrim Polres telah berhasil mengungkap penimbunan masker dan hand Sanitizer dengan menangkap empat orang pelaku di daerah Stadion Pakansaei di Jalan Kol Edy Yoso Martadipura, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor Jumat kemarin (6/3)

Dalam pres rilis Polres Bogor yang digelar Senin (9/3/2020) daeri tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 232 botol hand sanitizer 250 mililiter, 336 box masker kesehatan berisi 16.800 masker, 950 lusin masker tak sesuai standar berisi 11.400 masker dan 5 karung berisi masker.

- Advertisement -

Pelaku dijerat tindak pidana pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak warga dan/atau hambatan lalu lintas perdagangan barang dan/atau Tindak Pidana Pelaku Usaha yang melakukan kegiatan usaha Perdagangan tidak memiliki perizinan di bidang Perdagangan yang diberikan oleh Menteri.

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 (1) Jo Pasal 29 (1) dan atau Pasal 106 Jo pasal 24 (1) UU RI No.7 Tahun 2014 tentang Perdagangan,” kata Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy saat rilis di Mako Polres Bogor, Senin (9/3).

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

HKTI Kabupaten Bogor Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

KEMANG - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani yang juga Wakil MPR RI, dan Fadli Zon Wakil DPR RI sekaligus Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan...

Operasi Tertib Pasar Pol PP Kabupaten Bogor Bongkar 150 PKL di Parung

PARUNG - Ratusan anggota Pol PP Kabupaten Bogor melakukan operasi tertib pasar. Menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar aturan berdagang dibahu...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial dengan membagikan 500 paket sembako...

Jelang Pemeriksaan Pemberi Suap, Akankah Terbongkar Otak Dibalik OTT DPKPP?

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor tanggal 3 Maret 2020 yang saat itu...

Berita Terkait
publikbicara.com