Beranda Bogor Raya Kakek Malang di RSUD Leuwiliang “Terlunta-lunta”

Kakek Malang di RSUD Leuwiliang “Terlunta-lunta”

Bogor,- Nasib memilukan menimpa seorang kakek renta bernama Jaya (68), belum ada yang mengulurkan bantuan untuk kakek Jaya yang tinggal di pondok pesantren Ponpes(Ponpes) An’nida di Desa Kalong II, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Pria berusia 68 tahun itu diketahui warga Kampung Kalong Jalan RT.01 RW.02, Desa Kalong II, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, kini harus di larikan ke di RSUD Leuwiliang. Biaya perawatan kakek sebatang kara itupun sampai saat ini hanya dari pimpinan ponpes An’nida.

Baca Juga :  PN Tangerang Mengesahkan Nikah Beda Agama

Menurut Ustad Dede Fazrin selaku pimpinan Ponpes An’nida mengatakan, kakek Jaya yang sebatangkara saat ini dibawa ke RSUD Leuwiliang dan sejauh ini biaya masih dari sang ustad

“Sekarang kakek jaya saya bawa ke RSUD Leuwiliang dan harus di rujuk ke RS Islam di bogor, saya bingung biaya nya dari mana, saya siap pasang badan demi kakek jaya” pungkasnya. Jumat (06/03/2020)

Baca Juga :  Pakar UI : Bisnis AMDK Galon di Indonesia Tidak Sehat dan Merugikan Konsumen

Sekertaris Desa (Sekdes) Kalong II Mumun Sulaemah, membenarkan adanya hal tersebut dan akan mengurus surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk kakek jaya.

“Lagi mau di urus sama saya soalnya gini yah mau di urusnya karna kan kakek jaya tidak punya KTP dan KK. KTP yang ada itu kan belum elektrik, sekarang kan harus elektrik KTPnya. Sekarang saya lagi buat SKTM” kata sekdes melalui sambungan telepon nya.

(Fahri/Cep Rendra)

Artikulli paraprakFachrul Razi : Berharap Arab Saudi Tidak Kaitkan Ibadah Haji Tahun Ini dengan Corona
Artikulli tjetërMasjidil Haram dan Nabawi Kembali Dibuka

Tinggalkan Balasan