25.9 C
Bogor
Jumat, 27 November 2020

Seskab Menegaskan Tidak Beli Pesawat Kepresidenan Yang Baru

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...
- Advertisement -

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan bahwa pemerintah tidak ada rencana pembelian pesawat kepresidenan yang baru. Pemerintah akan menyewa pesawat dari Garuda Indonesia untuk acara yang akan dihadiri Presiden Jokowi di Amerika Serikat (AS).

“Jadi itu bukan pesawat kepresidenan, tetapi memang Pak Presiden akan menghadiri ASEAN-US Special Summit di Amerika sekaligus Pak Presiden akan kunjungan kenegaraan ke Amerika,” kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2020).

Acara ASEAN-US Special Summit akan digelar bulan Maret 2020. Jokowi juga diagendakan bertemu Presiden AS Donald Trump.”Rencananya iya (bertemu Trump),” kata Pramono seperti dikutip detik.com.

- Advertisement -

Efisiensi menjadi alasan Jokowi menyewa pesawat jenis Boeing 777-300 ER dari Garuda Indonesia. Sebab pesawat kepresidenan Boeing Bussiness Jet (BBJ) lebih sering transit untuk mengisi bahan bakar jika terbang ke AS.

“Apabila menggunakan pesawat kepresidenan sekarang itu harus transit 3 kali berdasarkan pengalaman yang dulu, setiap transit harus mengisi bahan bakar dan dihitung biayanya akhirnya menjadi lebih mahal, dibandingkan dengan menggunakan pesawat yang selama ini digunakan udah lebih mahal, capek kemudian, yang diangkut juga terbatas,” ujar Pramono.

Isu pesawat kepresidenan yang baru awalnya beredar di media sosial. Foto mengenai pesawat kepresidenan itu salah satunya diunggah akun Instagram @avia.pedia. Pesawat tersebut tampak berada di sebuah hanggar. Postingan tersebut sudah dihapus.(*)

- Advertisement -

Sumber:Sinarharapan.co

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kendaraan Listrik Harus Lalui Serangkai Uji Tipe Sebelum Turun ke Jalan

Jakarta - Indonesia mulai mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan berupa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Setelah peraturan presiden soal...

Bima Arya : Habib Rizieq Dirawat di RS UMMI, Bogor

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya membenarkan kalau pentolan FPI Habib Rizieq Shihab sedang dirawat di Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat....

TKI di Malaysia Alami Penyiksaan, Disayat Benda Tajam Hingga Tidak Diberi Makan

JAKARTA -- Pekerja migran Indonesia di Malaysia kembali mengalami penyiksaan oleh majikan. Kali ini dialami TKI berinisial MH di Kuala Lumpur. MH mengalami penyiksaan mulai...

Donor Darah Puskesmas Cigombong di Sambut Gembira Oleh Warga

CIGOMBONG- Puskesmas Cigombong bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah di lakukan di ruang...

Lapas Khusus Gunung Sindur Gelar Swab Test Serentak

BOGOR – Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mengadakan Swab Test kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara...

Berita Terkait
publikbicara.com