Publikbicara.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menginginkan perubahan nyata dalam wajah pelayanan publik di Kabupaten Bogor. Bukan sekadar pembenahan administrasi, ia meminta seluruh aparatur pemerintahan mengubah pola pengabdian dengan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.
Pesan tegas itu ditujukan kepada seluruh jajaran pelayanan publik, mulai dari kepala desa, kepala puskesmas hingga kepala sekolah. Mereka diminta tidak hanya menjalankan tugas secara rutin, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang berkualitas, humanis, ramah, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat mengambil sumpah janji Kepala Desa Pasir Tanjung terpilih melalui Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) periode 2026
– 2028, Rizal Baharuddin, sekaligus mengukuhkan sejumlah kepala puskesmas dan kepala sekolah, Kamis (5/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Rudy menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak semata-mata diukur dari banyaknya program yang dijalankan. Lebih dari itu, kualitas pelayanan yang diterima masyarakat menjadi salah satu tolok ukur penting keberhasilan aparatur.
Menurutnya, kepala desa, kepala puskesmas, dan kepala sekolah merupakan ujung tombak pemerintahan karena berhadapan langsung dengan kebutuhan warga setiap hari.
“Kami mengharapkan ada sebuah perubahan besar bagi kita sebagai penyelenggara pemerintahan untuk dapat melayani masyarakat dengan baik. Khusus kepada para Kepala Puskesmas, saya berpesan agar melayani masyarakat dengan baik dan ramah,” ujar Rudy.
Tak hanya menyoroti kualitas pelayanan, Rudy juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Bogor.
Hal tersebut mengemuka dalam diskusi bersama seluruh kepala desa se-Kecamatan Tanjungsari. Sejumlah kebutuhan mendasar masyarakat menjadi perhatian, terutama pembangunan jalan dan jembatan yang dinilai penting untuk memperlancar mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.
Selain infrastruktur jalan, pembenahan saluran irigasi Cikompeni dan revitalisasi bendungan turut masuk dalam pembahasan. Kedua sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menopang potensi pertanian di wilayah Tanjungsari.
Rudy menginginkan peningkatan kualitas pemerintahan tidak berhenti pada perubahan sikap aparatur dalam memberikan pelayanan. Perbaikan juga harus diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa.
Dengan demikian, penguatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan menjadi dua agenda yang harus berjalan beriringan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













