Beranda Daerah PGN Masuk Top 50 Emiten BigCap di CG Award 2026, Tata Kelola...

PGN Masuk Top 50 Emiten BigCap di CG Award 2026, Tata Kelola Jadi Sorotan

 

Publikbicara.com – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali masuk dalam jajaran Top 50 Emiten Berkapitalisasi Pasar Terbesar (BigCap PLCs) pada ajang The 17th IICD Corporate Governance (CG) Award 2026. Pengakuan tersebut memperkuat rekam jejak perusahaan dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Penghargaan yang diselenggarakan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) itu menyoroti praktik tata kelola perusahaan, termasuk transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab kepada para pemangku kepentingan.

Konsistensi PGN dalam penilaian IICD juga tercermin dalam lima tahun terakhir. Pada 2025, perusahaan tercatat menempati peringkat ke-18 dalam kelompok Top 50 BigCap PLCs berdasarkan penilaian tata kelola perusahaan.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan penerapan GCG menjadi bagian penting dalam memperkuat fundamental bisnis sekaligus menjaga kepercayaan investor dan pemangku kepentingan.

Menurut dia, tata kelola perusahaan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen kepatuhan, tetapi juga menjadi landasan dalam pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, dan pelaksanaan strategi bisnis secara berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional sekaligus perusahaan terbuka, PGN menempatkan tata kelola perusahaan sebagai fondasi dalam menjalankan bisnis secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujar Fajriyah.

Penguatan tata kelola menjadi relevan bagi PGN seiring dengan cakupan bisnisnya dalam pengelolaan infrastruktur dan layanan gas bumi nasional. Sebagai Subholding Gas Pertamina, perusahaan mengoperasikan jaringan pipa gas sepanjang lebih dari 33.000 kilometer, dua Floating Storage Regasification Unit (FSRU), satu LNG Hub, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Infrastruktur tersebut juga mencakup 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan empat Mobile Refueling Unit (MRU). Melalui jaringan dan fasilitas tersebut, PGN melayani lebih dari 820.000 pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari rumah tangga, usaha kecil dan menengah, sektor komersial, industri, transportasi, hingga pembangkit listrik.

READ  Kabupaten Bogor Jadi Tuan Rumah Grand Final Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II 2026

Besarnya cakupan operasional tersebut membuat pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan standar keselamatan dan keandalan menjadi aspek penting dalam menjaga kesinambungan usaha. Tata kelola yang terintegrasi diperlukan untuk memastikan kegiatan bisnis berjalan secara bertanggung jawab sekaligus mendukung keberlangsungan layanan gas bumi.

PGN menyatakan akan terus memperkuat penerapan GCG dengan mengintegrasikannya ke dalam strategi bisnis, manajemen risiko, dan kepatuhan perusahaan.

Fajriyah menegaskan, tata kelola yang baik diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha, menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, serta mendukung pengembangan ekosistem gas bumi nasional.

Pengakuan dalam IICD CG Award 2026 menjadi salah satu indikator apresiasi terhadap upaya tata kelola PGN. Ke depan, konsistensi penerapan prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan dan memperkuat peran perusahaan dalam sektor energi nasional.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakBukan Sekadar Bansos, Pemerintah Dorong Pemberdayaan Desa untuk Putus Rantai Kemiskinan
Artikulli tjetërBPH Migas Apresiasi Tata Kelola BBM PELNI, Pengawasan Konsumsi Diperkuat