Beranda Daerah 1.255 ASN Pemkot Pekanbaru Ikuti Profiling BKN, Pemetaan Talenta Berbasis Data Didorong

1.255 ASN Pemkot Pekanbaru Ikuti Profiling BKN, Pemetaan Talenta Berbasis Data Didorong

Publikbicara.com – Sebanyak 1.255 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengikuti program profiling ASN yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya BKN membangun basis data talenta ASN secara nasional. Profiling dilakukan untuk memetakan potensi dan kompetensi aparatur sehingga pengembangan karier maupun penempatan pegawai dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Kepala BKN Prof. Zudan mengatakan, profiling tidak semata-mata menjadi proses asesmen bagi ASN. Lebih dari itu, hasilnya diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan dan potensi setiap aparatur.

“Profiling ini dilakukan untuk mengetahui secara lebih komprehensif kemampuan dan potensi ASN sehingga dapat ditempatkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” kata Zudan dalam kegiatan Profiling ASN bagi ASN Pemkot Pekanbaru yang digelar secara daring, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, program profiling merupakan salah satu kebijakan BKN dalam mendukung pengelolaan ASN berbasis data. Pemetaan tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari potensi, kompetensi, talent DNA, rencana karier hingga literasi digital.

BKN menargetkan sebanyak 600.000 ASN dari berbagai instansi pemerintah dapat mengikuti profiling secara bertahap hingga akhir 2026. Program tersebut diberikan secara gratis bagi instansi pemerintah yang mengikutsertakan ASN-nya.

Di lingkungan Pemkot Pekanbaru, pelaksanaan profiling sebenarnya telah dilakukan sejak 2025. Saat itu, sebanyak 963 ASN mengikuti asesmen yang terdiri atas 194 peserta CACT dan 769 peserta PRO-ASN.

Sementara pada 2026, terdapat tiga ASN yang mengikuti CACT dan 1.255 ASN mengikuti PRO-ASN. Dengan demikian, total ASN Pemkot Pekanbaru yang telah mengikuti profiling tercatat mencapai 1.509 orang.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, profiling menjadi langkah bagi pemerintah daerah untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai potensi sumber daya manusia aparatur.

READ  DWP Bogor Dorong Prestasi Anak ASN Lewat Program Stimulan Pendidikan

Pelaksanaan profiling di Pemkot Pekanbaru dilakukan melalui CACT dan PRO-ASN dengan menggandeng BKN serta Kantor Regional XII BKN Pekanbaru.

Markarius menegaskan, profiling bukan ditujukan untuk memberikan sanksi kepada ASN. Menurut dia, program tersebut dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus pemetaan potensi aparatur secara objektif.

“Profiling ini bukan untuk memberikan sanksi, tetapi menjadi media untuk melakukan evaluasi diri dan memetakan potensi secara jujur dan adil,” ujar Markarius.

Hasil profiling selanjutnya akan menjadi bagian dari pemetaan ASN ke dalam talent pool berdasarkan potensi dan kinerja. ASN yang mengikuti program tersebut juga dapat melihat hasil profiling melalui BKPSDM maupun aplikasi ASN Digital.

Dengan adanya pemetaan tersebut, Pemkot Pekanbaru diharapkan memiliki basis data talenta yang lebih lengkap sebagai bahan dalam pengembangan karier, penempatan pegawai, serta pengelolaan talenta ASN sesuai potensi dan kompetensi masing-masing.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakWarga Cogreg Turun Tangan Bersihkan 4 Titik Jembatan Saat Normalisasi Saluran
Artikulli tjetërPemkab Bogor Perkuat Pelestarian Musik Tradisi Lewat Sangitaloka FMTI 2026