Beranda Daerah Warga Cogreg Turun Tangan Bersihkan 4 Titik Jembatan Saat Normalisasi Saluran

Warga Cogreg Turun Tangan Bersihkan 4 Titik Jembatan Saat Normalisasi Saluran

Publikbicara.com – Normalisasi Saluran Sasak Sekunder Cogreg di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, tidak sepenuhnya mengandalkan pengerjaan menggunakan alat berat.

Sejumlah warga ikut turun tangan membersihkan lumpur dan sampah secara manual, terutama pada titik-titik jembatan yang berada di atas saluran irigasi.

Camat Parung Adhi Nugraha mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk memperlancar proses normalisasi. Dari 10 titik jembatan yang berada di atas saluran di wilayah Desa Cogreg, empat titik telah dibersihkan secara gotong royong oleh warga.

“Di beberapa titik jembatan, normalisasi dilakukan secara manual bersama masyarakat. Pemilik bangunan yang memiliki jembatan di atas drainase juga ikut membersihkan lumpur dan sampah,” kata Adhi saat memantau lanjutan normalisasi Saluran Sasak Sekunder Cogreg, Jumat (2/10).

Menurutnya, satu titik jembatan lainnya masih dalam proses pengerjaan. Pembersihan secara manual dilakukan karena terdapat bagian saluran yang tidak dapat dijangkau secara optimal oleh alat berat.

“Gotong royong masyarakat sangat membantu, terutama pada titik-titik yang tidak bisa dijangkau alat berat,” ujarnya.

Sementara itu, normalisasi Saluran Sasak Sekunder Cogreg menggunakan dua alat berat telah berlangsung selama 21 hari.

Pengerjaan dilakukan mulai dari titik nol di depan Sekolah Muhammadiyah menuju Desa Cogreg hingga Masjid Al Barkah yang berada di samping pintu masuk KURI.

Hingga Jumat (2/10), proses normalisasi telah mencapai sekitar 1,72 kilometer dari total 2 kilometer saluran yang menjadi fokus penanganan di wilayah Desa Cogreg.

Adhi menegaskan, keberhasilan normalisasi tidak hanya bergantung pada proses pengerjaan saat ini. Setelah saluran kembali berfungsi, masyarakat juga diharapkan turut menjaga kebersihannya.

Ia mengingatkan agar sampah dan endapan lumpur tidak kembali memenuhi saluran sehingga fungsi drainase dan irigasi tetap berjalan optimal.

READ  Kungker ke Bogor Barat, Wabup Bogor Hadiri Musrenbang di Dua Kecamatan 

“Setelah dinormalisasi, tentu perlu dijaga bersama. Jangan sampai saluran kembali terisi sampah dan lumpur,” tandasnya.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakUsai Dilantik, 26 Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan untuk Presiden Prabowo
Artikulli tjetër1.255 ASN Pemkot Pekanbaru Ikuti Profiling BKN, Pemetaan Talenta Berbasis Data Didorong