Ganda Putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri takluk dari pasangan wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dalam pertarungan semifinal. Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Langkah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menuju final nomor ganda putra Asian Games 2026 harus terhenti. Pasangan Indonesia itu mengakui keunggulan wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dalam pertarungan semifinal.
Bermain di Ichinomiya, Fajar/Fikri yang menjadi unggulan kedua kalah dalam tiga gim dengan skor 17-21, 21-13, 9-21.
Kekalahan tersebut membuat Fajar/Fikri harus puas membawa pulang medali perunggu. Hasil itu belum sesuai target mereka yang sebelumnya berharap bisa melaju hingga partai puncak.
Fajar mengatakan dirinya tetap bersyukur setelah menyelesaikan perjuangannya di Asian Games 2026. Menurutnya, ia dan Fikri sudah berusaha memberikan penampilan maksimal di lapangan.
“Pertama-tama tetap mengucap syukur alhamdulillah, selesai sudah tugas saya di Asian Games kali ini. Kami menyumbangkan medali perunggu, memang bukan yang kami harapkan, tapi kami sudah bermain secara maksimal,” ujar Fajar dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (29/9).
Fajar menilai Liang/Wang tampil sangat baik sepanjang pertandingan. Ganda putra China tersebut dinilai mampu membaca permainan sekaligus mengeksploitasi kelemahan Fajar/Fikri.
Sebaliknya, berbagai upaya yang dilakukan Fajar/Fikri untuk membongkar pertahanan lawan belum mampu menghasilkan kemenangan. Defense Liang/Wang menjadi salah satu faktor yang membuat wakil Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.
“Pasangan China sangat luar biasa permainannya. Mereka sangat siap, sangat tahu kelemahan kami. Sebaliknya kami sudah mencoba berbagai cara dengan serangan-serangan, tapi defense-defense mereka sangat kuat,” kata Fajar.
Fajar mengakui target awalnya adalah menciptakan final sesama wakil Indonesia. Ia berharap bisa mengulang pencapaian pada Asian Games 2018, ketika Indonesia memiliki peluang meraih medali emas melalui sektor ganda putra.
Namun, target tersebut kini tidak lagi bisa diwujudkan oleh Fajar/Fikri. Harapan Indonesia untuk merebut emas ganda putra Asian Games 2026 selanjutnya berada di tangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang akan menjalani pertandingan final.
“Kalau harapan pasti All-Indonesian Final ya. Saya ingin mengulang Asian Games 2018, tapi memang inilah hasilnya. Kami sudah bermain secara maksimal sekuat tenaga,” tutur Fajar.
Fajar pun berharap Leo/Daniel mampu melanjutkan perjuangan Indonesia dan membalas kekalahan dari wakil China pada laga final.
“Semoga besok Leo/Daniel bisa membalas kekalahan kami untuk mendapatkan medali emas,” ujarnya.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













