Beranda Internasional Ganda Putri Indonesia Ana/Trias Tersingkir di Asian Games 2026

Ganda Putri Indonesia Ana/Trias Tersingkir di Asian Games 2026

Ganda Putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari terhenti pada babak 16 besar di Asian Games 2026. Foto: PBSI.

Publikbicara.com – Langkah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di Asian Games 2026 terhenti pada babak 16 besar. Ganda putri Indonesia itu harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan, Lee So Hee/Baek Ha Na, dalam pertandingan tiga gim.

Bermain di Ichinomiya, Sabtu (26/9/2026), Febriana/Trias kalah dengan skor 16-21, 21-15, 9-21.

Febriana mengatakan, permainan mereka pada gim pertama sebenarnya berjalan sesuai dengan rencana. Namun, memasuki momen-momen penting, mereka justru kehilangan kesabaran dan terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan.

“Kami dari gim pertama sudah menjalankan apa yang sudah direncanakan, kami main panjang tapi di akhir ada momen kami terlalu terburu-buru,” ujar Febriana dikutip dari laman resmi PBSI.

Memasuki gim ketiga, situasi pertandingan kembali berubah. Saat perolehan angka berlangsung ketat di awal gim, Lee/Baek memilih memperlambat tempo permainan dan lebih banyak memainkan reli satu lawan satu.

Strategi tersebut membuat Febriana/Trias berupaya mengembalikan tempo pertandingan agar tidak berjalan terlalu lambat. Namun, upaya itu belum sepenuhnya berhasil.

“Kami berusaha memecah itu agar temponya tidak terlalu pelan tapi kadang masih terburu-buru,” kata Febriana.

Menurutnya, persoalan bukan hanya pada tempo permainan. Sejumlah peluang yang sebenarnya menguntungkan justru berakhir dengan pukulan yang kurang akurat sehingga memberikan angka kepada lawan.

“Kadang bola enak tapi pukulannya tidak akurat dan melakukan kesalahan sendiri,” ujarnya.

Kekalahan tersebut sekaligus membuat target Febriana/Trias untuk membalas kekalahan dari Lee/Baek pada Kejuaraan Dunia belum terwujud.

Meski demikian, Febriana melihat ada perkembangan dari pertemuan kali ini. Dibandingkan laga sebelumnya, mereka mampu merebut satu gim dari pasangan Korea tersebut.

READ  Piloting Indeks Kapabilitas Kelembagaan Libatkan Berbagai Pihak 

“Kami pastinya mau menang hari ini dan kami sudah berusaha. Targetnya belum tercapai untuk membalas kekalahan di Kejuaraan Dunia tapi kami merasa kami ada peningkatan karena bisa ambil satu gim dari mereka,” tutur Febriana.

Ia menegaskan, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi dirinya dan Trias. Masih terdapat sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki agar mereka mampu tampil lebih konsisten saat menghadapi pasangan-pasangan papan atas dunia.

“Tetap banyak yang harus diperbaiki lagi,” kata Febriana.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakAlwi Farhan Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026
Artikulli tjetërDr Ajang Ramadani Nahkodai Ikatan Alumni SMAN 1 Cikatomas Periode 2026-2029