Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Selasa (22/9/2026). Foto: Pemkot Bogor.
Publikbicara.com – Sejumlah aset bangunan di lingkungan DPRD Kota Bogor menjadi perhatian Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Kota Bogor, Selasa (22/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Dedie meninjau langsung kondisi sejumlah fasilitas dan ruang kerja di lingkungan DPRD. Peninjauan itu sekaligus menjadi bagian dari evaluasi terhadap penataan kawasan dan pemanfaatan aset milik pemerintah daerah.
Dedie menilai masih terdapat sejumlah bagian yang perlu ditata agar kawasan DPRD dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Ia menekankan, pemanfaatan aset harus tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya terkait pengelolaan keuangan negara.
Menurut Dedie, aset yang tersedia tidak harus dibiarkan tanpa pemanfaatan. Pemerintah dapat mengoptimalkannya melalui mekanisme penatausahaan maupun bentuk kerja sama lain yang diperbolehkan secara hukum.
“Saya mendorong ke depan ini tentu area di DPRD ini mungkin lebih tertata lebih baik lagi, terutama ada beberapa aset bangunan yang mungkin pemanfaatannya belum optimal,” kata Dedie.
Selain menyoroti penataan fisik dan aset, kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi Dedie untuk melihat keberlanjutan pelayanan Sekretariat DPRD Kota Bogor.
Hal itu berkaitan dengan masa jabatan Sekretaris DPRD Kota Bogor Boris Derurasman yang akan memasuki purna tugas pada akhir tahun 2026.
Dedie berharap berbagai hal yang telah dibangun Boris selama memimpin Sekretariat DPRD, khususnya dalam mendukung kelancaran kerja legislatif, dapat diteruskan oleh pejabat yang menggantikannya.
Ia menilai pelayanan Sekretariat DPRD selama ini telah berjalan cukup baik dan mampu mendukung hubungan kerja antara lembaga legislatif dan eksekutif di Kota Bogor.
“Jadi saya melihat dari sisi pelayanan kepada DPRD Kota Bogor, Setwan yang sekarang kan boleh dinilai cukup baik ya, dan sangat suportif. Bahkan hubungan kerja antara legislatif dengan eksekutif di Kota Bogor relatif kondusif. Kenapa? Tentu ada peran Setwan,” ujarnya.
Dedie juga meminta agar pengalaman dan pola kerja yang telah dibangun selama kepemimpinan Boris tidak berhenti ketika terjadi pergantian pejabat.
“Jadi saya juga berharap nanti hubungannya oleh Pak Boris bisa diturunkan kepada penerus, kepada staf, kepada anak buah dan sebagainya,” kata Dedie.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












