Beranda Daerah Haornas 2026 di Kota Bogor Jadi Momentum Dorong Budaya Hidup Aktif dan...

Haornas 2026 di Kota Bogor Jadi Momentum Dorong Budaya Hidup Aktif dan Bugar

Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 tingkat Kota Bogor. Foto: Pemkot Bogor.

Publikbicara.com – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 tingkat Kota Bogor berlangsung semarak di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti berbagai lapisan masyarakat bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan apel yang diikuti Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pemberian penghargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dedie menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, Pemkot Bogor terus mendorong peningkatan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas dan berolahraga.

“Melalui olahraga, kita membangun manusia Indonesia seutuhnya. Karena pembangunan bukan hanya pembangunan infrastruktur saja, tetapi yang lebih diutamakan adalah bagaimana kita membangun manusianya,” kata Dedie.

Menurutnya, kebiasaan berolahraga dapat mendorong masyarakat memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar, produktif, serta kualitas hidup yang lebih baik.

Dedie mengatakan, tema Haornas 2026, “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, perlu diterjemahkan menjadi gerakan bersama dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Ia juga menyoroti pentingnya keterkaitan antara aktivitas olahraga dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Pemkot Bogor, kata Dedie, secara konsisten menjalankan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus memberikan edukasi kepada warga.

“Alhamdulillah, hari ini Kota Bogor masih menempati ranking pertama aktivitas penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis tertinggi di Jawa Barat,” ujarnya.

Dedie berharap olahraga dapat menjadi bagian dari rutinitas masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, tempat kerja, kelurahan, ruang publik hingga keluarga.

“Olahraga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di tempat kerja, di kelurahan, di ruang publik, hingga lingkungan keluarga,” katanya.

READ  Sinergi TNI dan Pemdes, Pengawasan Program Desa Diperkuat

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Anas S. Rasmana yang membacakan sejarah singkat Haornas dalam apel mengatakan, peringatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran sekaligus budaya olahraga di tengah masyarakat.

Menurut Anas, Haornas yang diperingati setiap 9 September memiliki sejarah yang berkaitan dengan semangat mempertahankan eksistensi dan persatuan bangsa.

Namun, tantangan olahraga saat ini telah berkembang. Olahraga tidak lagi hanya diarahkan pada pertandingan dan pencapaian prestasi, tetapi juga perlu menjadi bagian dari kebiasaan hidup masyarakat.

“Haornas diperingati setiap tahun sebagai momentum untuk membangun kesadaran dan budaya olahraga masyarakat,” ujar Anas.

Ia berharap peringatan Haornas dapat mengubah cara pandang terhadap olahraga, dari sekadar pertandingan menjadi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, olahraga diharapkan tidak hanya berorientasi pada prestasi atlet, tetapi juga mampu mendorong kebugaran masyarakat secara luas.

“Dari prestasi segelintir atlet menjadi kebugaran untuk seluruh masyarakat, serta gerak kaki saat ini menjadi budaya hidup aktif dan bugar bagi seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPersija vs Persib Digelar di SUGBK, Polres Bogor Perketat Pengamanan
Artikulli tjetërPemkab Bogor Perkuat Validasi DTSEN, Keluhan Warga Soal Desil Jadi Perhatian