Beranda Daerah Kampung Mandiri Bantarjati Bantu Perempuan Perkuat Ekonomi Keluarga

Kampung Mandiri Bantarjati Bantu Perempuan Perkuat Ekonomi Keluarga

Kehadiran Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim di Kampung Mandiri Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara. Foto: Pemkot Bogor.

Publikbicara.com – Program Kampung Mandiri Gelari Pelangi yang dikembangkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama perempuan yang menjalankan aktivitas ekonomi untuk menopang keluarga.

Salah satunya Mak Tirah, warga Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, yang sehari-hari bekerja sebagai pengupas bawang.

Mak Tirah memilih pekerjaan tersebut setelah kondisi suaminya yang sering sakit membuatnya berinisiatif membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Sebelumnya, ia harus membawa dan menyediakan sendiri peralatan untuk menunjang pekerjaannya.

Melalui program TP PKK Kota Bogor, kini Mak Tirah memperoleh bantuan alat dan perlengkapan untuk mengupas bawang. Bantuan tersebut membuatnya tidak lagi harus mengeluarkan biaya untuk membeli atau menyediakan peralatan sendiri.

“Alhamdulillah membantu banget ini buat emak. Karena kan untuk mengupas bawang ini emak bawa sendiri alat-alatnya. Jadi dengan ada bantuan ini emak gak harus beli, tapi bisa pakai ini,” kata Mak Tirah dikutip dari laman resmi Pemkot Bogor, Jumat (28/8/2026).

Tidak hanya menyasar sektor ekonomi, program Kampung Mandiri di Bantarjati juga menyentuh aspek pendidikan dan kesehatan keluarga.

TP PKK turut menghadirkan pojok baca bagi anak-anak serta memberikan pelatihan keterampilan kepada ibu-ibu. Sementara itu, kondisi kesehatan suami Mak Tirah yang kerap sakit mendapat pemantauan melalui puskesmas dan posyandu, khususnya dalam layanan bagi kelompok lanjut usia.

Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim turun langsung meninjau Kampung Mandiri di Kelurahan Bantarjati. Dalam kunjungan tersebut, ia menyapa warga sekaligus mendorong perempuan agar semakin aktif dalam memperkuat ketahanan keluarga.

READ  Pasangan Calon Bupati Bogor Nomor Urut 1, Jaro Ade Dorong Kemajuan UMKM dan Perbaikan Infrastruktur di Cigombong

Menurut Yantie, peran perempuan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga memiliki posisi penting dalam pendidikan anak, pemenuhan gizi, serta pembangunan keluarga.

“Saya mendukung penuh program ini, program yang sangat keren untuk memperkuat ekonomi keluarga melalui UMKM, meningkatkan keterampilan warga melalui pelatihan dan membangun ketahanan keluarga menuju kesejahteraan. Karena saya percaya, kalau kelurahannya kuat, maka kotanya pun akan kuat,” ujar Yantie.

Kampung Mandiri Kelurahan Bantarjati dikembangkan melalui kolaborasi dengan mengusung semangat “Bersinergi, Berinovasi, Berdaya, Mandiri, Sejahtera”.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapat sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang menjadi bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, Ruly Hasanul Basri, menjelaskan data kependudukan digital nantinya dapat mendukung pemberian layanan perlindungan sosial yang lebih akurat.

Ia menyebutkan, masyarakat nantinya dapat mengusulkan perubahan desil untuk mengajukan bantuan, baik secara mandiri maupun melalui agen yang melibatkan unsur dinas dan kader di wilayah.

Sistem tersebut juga memungkinkan proses pemutakhiran data dilakukan dengan dukungan pemindaian wajah. Data seperti NIK dan kondisi terkini masyarakat dapat dicocokkan sehingga pembaruan data diharapkan tidak lagi bergantung pada proses manual yang membutuhkan waktu lama.

“Sehingga tidak ada lagi tipu-tipu, manipulasi data ataupun karena kedekatan, karena semua akan sesuai dengan kondisi nyata,” kata Ruly.

Meski demikian, Ruly menegaskan perubahan desil tetap akan mempertimbangkan variabel yang menjadi dasar penentuan desil. Menurutnya, pemutakhiran data menjadi penting agar bantuan maupun stimulus pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Melalui Kampung Mandiri Gelari Pelangi, pemberdayaan perempuan di Bantarjati pun tidak berhenti pada peningkatan keterampilan dan ekonomi, tetapi diarahkan untuk memperkuat pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, hingga ketahanan keluarga.(Red).

READ  Kunker ke Kecamatan Cigudeg, Wabub Bogor Disambut Antusias Warga

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakTeja Paku Alam Waspadai Kecepatan dan Counter Attack Manila Digger
Artikulli tjetërPolwan Polda Metro Jaya Bagikan Makanan kepada Pejuang Aspirasi di Depan DPR