Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat pembenahan sistem perizinan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan investasi sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Perizinan dan Peningkatan Investasi bersama jajaran perangkat daerah di Ruang Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Senin (20/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Rudy menekankan bahwa kualitas pelayanan pemerintah menjadi faktor utama yang menentukan minat investor menanamkan modal di Kabupaten Bogor. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta mempercepat proses perizinan tanpa mengabaikan aspek transparansi dan kepastian hukum.
“Investasi tumbuh ketika pelayanan semakin cepat dan mudah. Oleh karena itu, kami terus memperkuat percepatan perizinan dan menciptakan iklim usaha yang ramah investasi,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah menjadi kunci agar proses perizinan berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan tidak berbelit-belit. Dengan demikian, pelaku usaha maupun calon investor memperoleh kepastian dalam menjalankan investasinya.
Rudy juga menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan publik yang profesional sehingga mampu meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap Kabupaten Bogor.
Menurutnya, peningkatan investasi bukan sekadar mengejar nilai penanaman modal, tetapi menjadi instrumen untuk menggerakkan roda perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat daya saing Kabupaten Bogor di tengah persaingan investasi antarwilayah.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Rudy, akan terus melakukan pembenahan di sektor pelayanan publik, khususnya layanan perizinan, agar semakin cepat, mudah, transparan, dan memberikan kepastian bagi investor.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai daerah tujuan investasi yang kompetitif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













