Anggota delegasi media dari Republik Korea (ROK) menyaksikan demonstrasi robot di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, Kamis (25/6). Dok. Foto: Xinhua/Liang Xu.
Publikbicara.com – Shenzhen kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu pusat inovasi dunia. Dalam kunjungan selama empat hari, Selasa hingga Jumat, enam jurnalis dari Korea Selatan mengaku terkesan tidak hanya oleh kemajuan teknologi kota tersebut, tetapi juga keberhasilannya membangun lingkungan perkotaan yang hijau dan berkelanjutan.
Selama ini Shenzhen dikenal sebagai kota teknologi yang identik dengan kecerdasan buatan (AI), robot, dan drone. Namun, reporter The Korea Herald, Park Gayoung, mengaku terkejut setelah melihat langsung kawasan hijau yang membentang di berbagai sudut kota.
“Saya tidak pernah membayangkan Shenzhen akan memiliki lanskap hijau yang begitu mengesankan,” kata Park, seorang reporter dari The Korea Herald dikutip dari laman resmi Xinhua, Minggu (28/6).
Delegasi media mengunjungi sejumlah perusahaan teknologi terkemuka, termasuk DJI dan BYD. Di pusat pengalaman DJI, mereka menyaksikan demonstrasi drone, robot, serta berbagai perangkat pencitraan canggih yang telah dipasarkan secara global.
Reporter The Hankyoreh, Kwak Jinsan, menilai kemajuan industri robotika China melampaui ekspektasinya. Menurutnya, kekuatan Shenzhen tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga pada ekosistem industri yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Kesan serupa dirasakan saat mengunjungi kantor pusat BYD. Delegasi mencoba langsung teknologi pengisian daya ultra cepat serta menguji sejumlah kendaraan energi baru (NEV).
Kwak mengatakan pengalaman mengendarai mobil listrik di Shenzhen jauh lebih nyaman dibandingkan pengalamannya di Korea Selatan. Ia menilai kualitas berkendara, kenyamanan kabin, dan teknologi kendaraan telah berkembang sangat pesat.
Selain mengunjungi industri besar, para jurnalis juga melihat beragam produk berbasis AI yang mudah ditemukan di pasar lokal. Reporter Kyunghyang Shinmun, Choi Minjee, bahkan membeli alat pengeriting rambut pintar sebagai oleh-oleh karena produk serupa masih jarang ditemui di negaranya.
Di luar kemajuan teknologi, Shenzhen juga memperlihatkan transformasi ekologinya. Delegasi menikmati kawasan pejalan kaki yang dipadukan dengan ruang terbuka hijau, gedung pencakar langit, serta panorama pesisir yang tertata rapi.
Reporter Korean Broadcasting System, Oh Ahyoung, menilai Shenzhen berhasil memadukan kawasan industri, permukiman, dan ruang hijau dalam satu tata kota yang harmonis.
Sementara itu, Kim Beomsoo dari Segye Times meyakini penyelenggaraan pertemuan APEC di Shenzhen pada akhir tahun ini akan semakin memperkuat citra kota tersebut sebagai pusat manufaktur cerdas dan teknologi informasi di tingkat global.
Di akhir kunjungan, seluruh anggota delegasi sepakat bahwa pengalaman mereka di Shenzhen berhasil mengubah pandangan yang selama ini terbentuk. Mereka menyatakan akan menyampaikan laporan berdasarkan pengalaman langsung untuk memperlihatkan wajah Shenzhen sebagai kota yang inovatif, terbuka, sekaligus ramah lingkungan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













