Beranda Hukum MPR Kutuk Serangan Israel di Lebanon, Tiga Prajurit TNI Gugur

MPR Kutuk Serangan Israel di Lebanon, Tiga Prajurit TNI Gugur

Ketua MPR, Ahmad Muzani, menyampaikan sikap tegas mengutuk serangan Israel yang menewaskan tiga anggota TNI dalam misi perdamaian PBB.

Publikbicara.com – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan kecaman keras atas serangan militer Israel di Lebanon Selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pernyataannya, Muzani menegaskan bahwa kecaman tersebut mewakili seluruh 732 anggota MPR RI. Ia menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip perdamaian internasional.

“Tindakan ini tidak dapat dibenarkan. Kami mendesak PBB segera menggelar sidang untuk menyelidiki dan menjatuhkan sanksi terhadap Israel,” ujar Muzani dalam konferensi pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Tiga prajurit TNI yang gugur dalam insiden tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon yang meninggal pada 29 Maret 2026, serta Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang gugur sehari kemudian, 30 Maret 2026.

Ketiganya merupakan bagian dari Satgas Kontingen Garuda yang tengah menjalankan mandat konstitusional Indonesia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Muzani menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI dalam misi tersebut merupakan bentuk komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Selain menyampaikan kecaman, MPR juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta prajurit lain yang mengalami luka dalam serangan tersebut.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para prajurit yang gugur, serta mendoakan yang terluka agar segera pulih,” kata Muzani.(Red).

READ  DPR Dukung Pemerintah Desak PBB Usut Serangan ke Pasukan TNI di Lebanon

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPemkab Bogor Dorong IKM Masuk Rantai Pasok Industri Besar
Artikulli tjetërPemerintah Pastikan KBM Normal, Fokus pada Kualitas dan Efisiensi Energi