Beranda Daerah Arus Lebaran Lumpuhkan Bogor Barat, Warga Desak Jalan Leuwiliang – Rancabungur Segera...

Arus Lebaran Lumpuhkan Bogor Barat, Warga Desak Jalan Leuwiliang – Rancabungur Segera Dibangun

Oplus_131072

Situasi macet di ruas Jalan Leuwiliang – Leuwisadeng pada H+2 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026).

Publikbicara.com – Kepadatan lalu lintas mewarnai wilayah Bogor Barat selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan volume kendaraan menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah titik, mulai dari Dramaga, Ciampea, hingga Leuwiliang.

Kondisi tersebut memicu desakan warga agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan Jalan Leuwiliang – Rancabungur yang direncanakan menjadi jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di ruas utama.

Seorang warga Leuwiliang, Septian Mubarok (30), mengatakan kemacetan di wilayah tersebut semakin parah dari tahun ke tahun, terutama saat momen libur panjang seperti Lebaran.

“Setiap Lebaran selalu macet di hampir semua persimpangan. Dari Leuwiliang sampai Dramaga, perjalanan jadi sangat lama,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Ia menilai pertumbuhan kawasan permukiman di Bogor Barat tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas jalan. Akibatnya, ruas jalan yang ada tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang terus bertambah.

Menurut Septian, pembangunan Jalan Leuwiliang – Rancabungur atau yang dikenal sebagai Jalan Lingkar Leuwiliang 2 menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

“Harapannya jalan itu segera dibangun supaya ada jalur alternatif, jadi tidak semua kendaraan menumpuk di satu ruas,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menyampaikan bahwa rencana pembangunan jalan tersebut saat ini telah memasuki tahap kajian teknis.

Ia menjelaskan, penetapan lokasi (penlok) proyek telah rampung dan saat ini proses berlanjut ke tahap appraisal atau penilaian lahan.

“Penlok sudah selesai, sekarang dalam proses kajian dan appraisal. Setelah itu masuk tahap pembayaran,” ujar Ade.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus berhati-hati dalam merealisasikan proyek tersebut, mengingat penggunaan anggaran yang bersumber dari dana publik.

READ  Persib Bandung Berikan Pelajaran Berharga kepada PSBS Biak dalam Debut BRI Liga 1

“Kita harus pastikan semua tahapan sesuai aturan, karena ini menggunakan uang rakyat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bogor mengakui tingginya harapan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut, terutama untuk mengatasi kemacetan kronis di wilayah Bogor Barat yang terus meningkat seiring perkembangan kawasan.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPemkot Bogor Mulai Tertibkan PKL di Pasar Bogor dan Surya Kencana
Artikulli tjetërPersib Kembali Berlatih, Kebugaran Pemain Capai 90 Persen Usai Libur