Beranda Kesehatan Bukan Sekadar Sunnah, Kurma Terbukti Pulihkan Energi Saat Puasa

Bukan Sekadar Sunnah, Kurma Terbukti Pulihkan Energi Saat Puasa

Ilustrasi Kurma. Foto: hellosehat.

Publikbicara.com – Kurma menjadi salah satu makanan yang memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam, khususnya selama bulan Ramadan. Selain dianjurkan dalam ajaran Islam, buah ini juga terbukti memiliki manfaat kesehatan yang signifikan bagi tubuh saat menjalani ibadah puasa.

Dalam sejumlah hadis, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mengonsumsi kurma baik saat sahur maupun berbuka puasa. Salah satunya hadis riwayat Sunan Abu Dawud dari Abu Hurairah yang menyebutkan, “Sebaik-baik sahurnya seorang mukmin adalah tamar (kurma kering).”

Anjuran tersebut menegaskan posisi kurma sebagai makanan bernilai ibadah sekaligus sumber energi yang efektif. Kandungan gula alami berupa glukosa dan fruktosa memungkinkan tubuh memulihkan energi dengan cepat setelah seharian menahan lapar dan haus.

Selain itu, hadis lain yang diriwayatkan Salman bin Amir Adh-Dhobbi menyebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma karena membawa keberkahan. Jika tidak tersedia, air putih dianjurkan sebagai alternatif.

Dari sisi kesehatan, kurma mengandung serat tinggi yang membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Kondisi ini dinilai membantu menjaga stabilitas energi selama berpuasa.

Informasi medis yang dirilis RSUD Dungus Madiun menyebutkan kurma juga kaya mineral penting seperti kalium, magnesium, dan zat besi yang berperan menjaga keseimbangan elektrolit serta mencegah dehidrasi.

Tak hanya itu, kandungan antioksidan seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik membantu melindungi tubuh dari radikal bebas sekaligus memperkuat sistem imun selama Ramadan.

Keistimewaan kurma juga disebutkan dalam Al-Qur’an, salah satunya pada Surah Maryam ayat 25 yang menceritakan perintah Allah SWT kepada Maryam untuk mengonsumsi kurma setelah melahirkan Nabi Isa AS sebagai sumber pemulihan energi.

READ  RSUD Leuwiliang Raih Penghargaan Bintang 5 Berkat Inovasi Teknologi Layanan Kesehatan

Para ahli kesehatan menilai kombinasi nilai religius dan kandungan gizi menjadikan kurma sebagai makanan ideal saat sahur maupun berbuka.

Konsumsi beberapa butir kurma sebelum makanan utama dinilai mampu membantu tubuh beradaptasi kembali setelah berpuasa.

Dengan demikian, tradisi mengonsumsi kurma yang dicontohkan Rasulullah SAW tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga selaras dengan prinsip kesehatan modern dalam menjaga stamina selama menjalankan ibadah puasa.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakBupati Bogor Terbitkan SE Gerakan Indonesia ASRI, Seluruh Elemen Wajib Bergerak