Beranda Daerah Bukan Sekadar Berkumpul, Pemuda Nanggung Didorong Jadi Penggerak Perubahan Lewat Sekolah Advokasi

Bukan Sekadar Berkumpul, Pemuda Nanggung Didorong Jadi Penggerak Perubahan Lewat Sekolah Advokasi

Publikbicara.com – Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton di tengah berbagai persoalan sosial. Mereka perlu memiliki keberanian menyampaikan aspirasi, memahami persoalan, sekaligus menawarkan solusi. Semangat inilah yang diangkat dalam kegiatan Sekolah Advokasi Karang Taruna Kecamatan Nanggung di Aula GOR Kecamatan Nanggung, Sabtu (10/10/2026).

Mengusung tema “Membangun Pemuda yang Kritis, Konstruktif, dan Solutif”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kepedulian terhadap persoalan di lingkungan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan hukum.

Melalui pembekalan dari tiga narasumber dengan fokus bidang berbeda, peserta didorong untuk tidak hanya memahami persoalan yang terjadi di sekitarnya, tetapi juga mampu melihat peluang penyelesaian dan mengambil peran dalam perubahan sosial.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh jajaran Muspika Kecamatan Nanggung bersama CSR Manager PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh. Kehadiran unsur pemerintahan dan perusahaan tersebut turut menandai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuafi, menegaskan bahwa Sekolah Advokasi merupakan bentuk kolaborasi Karang Taruna Kecamatan Nanggung dengan Karang Taruna Kabupaten Bogor untuk menghadirkan ruang pengembangan bagi pemuda.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kenakalan remaja hingga persoalan kekerasan dan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan hukum, pendidikan, serta kesehatan.

“Tentunya kegiatan ini merupakan kolaborasi Katar Kecamatan Nanggung bersama Katar Kabupaten Bogor untuk mewadahi ruang generasi muda, karena hari ini tantangan kita sangatlah besar, mulai dari kenakalan remaja, kekerasan, apalagi yang berkaitan dengan hukum, pendidikan, dan kesehatan,” ujarnya.

Hamdan menilai, tantangan tersebut membutuhkan keterlibatan pemuda yang tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga pemahaman dan kemampuan untuk berkontribusi secara nyata.

READ  SPPG Desa Parakanmuncang, Nanggung Siap Sasar 3 Ribu Penerima MBG

Karena itu, Karang Taruna Kecamatan Nanggung berkomitmen untuk terus mengembangkan minat, bakat, dan potensi pemuda melalui berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami Katar Nanggung berkomitmen dan konsisten untuk selalu menyuarakan serta mengembangkan minat, bakat, dan potensi yang ada di Kecamatan Nanggung melalui potensi sumber daya yang dimiliki,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bung Tole itu menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan wilayahnya. Baginya, perubahan tidak akan berjalan optimal tanpa kepedulian dan keterlibatan generasi muda.

“Kita adalah generasi perubahan. Masa depan Kecamatan Nanggung ada di genggaman para pemuda,” ungkapnya.

Ia pun mengajak pemuda untuk memulai perubahan dari lingkungan terdekat, membangun kepedulian terhadap diri sendiri maupun masyarakat, serta tidak ragu mengambil peran dalam menghadapi persoalan yang ada.

“Kita harus peduli terhadap lingkungan kita, terhadap diri kita, dan terhadap orang-orang di sekitar kita. Kalau bukan oleh pemuda, mau sama siapa lagi,” pesannya.

Antam Dorong Kolaborasi untuk Masa Depan Pemuda

Dukungan terhadap pengembangan generasi muda juga disampaikan CSR Manager PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh. Ia menilai, kegiatan Sekolah Advokasi menjadi langkah penting untuk menyiapkan pemuda menghadapi tantangan pada masa mendatang.

Menurut Arif, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan bagian dari generasi yang kelak berpotensi mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat, termasuk dalam dunia kerja dan pembangunan daerah.

“Kegiatan hari ini tepat sekali dilakukan untuk menyiapkan generasi yang akan datang. Mungkin lima atau sepuluh tahun ke depan, adik-adik yang berdiri di sini akan menggantikan kami,” ujarnya.

Arif juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Nanggung. Ia menyampaikan bahwa PT Antam telah memprioritaskan tenaga kerja dari warga setempat.

READ  Karang Taruna Kabupaten Bogor Gelar Turnamen Voli di Malasari, Angkat Potensi Wisata Citalahab

“Tenaga kerja perusahaan kami dari PT Antam sudah memprioritaskan warga Kecamatan Nanggung,” tuturnya.

Namun, menurutnya, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kesiapan kompetensi dan kapasitas generasi muda. Dalam konteks itu, Karang Taruna dinilai dapat mengambil peran strategis sebagai wadah pengembangan potensi sekaligus penghubung antara pemuda dan berbagai pihak yang memiliki program pemberdayaan.

“Bila perlu Karang Taruna datang ke Antam, pintu kami terbuka. Apalagi untuk program-program pengembangan pemuda,” katanya.

Arif turut membuka peluang penguatan kerja sama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Ia menyebutkan bahwa PT Antam setiap tahun menyediakan program beasiswa, termasuk kesempatan pendidikan ke PIP Bandung maupun Bukit Asam.

“Kami berharap program CSR ke depan bisa berkolaborasi dengan Katar, terutama pendidikan dan kesehatan. Setiap tahun Antam selalu menyediakan beasiswa, ada yang ke PIP Bandung maupun ke Bukit Asam,” jelasnya.

Selain pendidikan, kolaborasi di bidang kesehatan juga menjadi peluang yang dapat dikembangkan melalui kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

“Terkait kesehatan, kami pun memiliki fasilitas kesehatan. Kapan pun kita melakukan bakti sosial kesehatan, ayo kita berkolaborasi bersama-sama,” bebernya.

Arif menegaskan bahwa organisasi kepemudaan perlu terus membangun komunikasi dan memperluas jejaring agar berbagai peluang pengembangan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Karang Taruna jangan menutup diri, tetapi harus membuka akses dan hubungan kolaborasi untuk kemajuan pemuda Nanggung,” tegasnya.

Ia pun mengapresiasi konsistensi Karang Taruna Kecamatan Nanggung dalam menghadirkan kegiatan yang melibatkan generasi muda. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dengan program yang lebih beragam dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya cukup bangga dengan Katar Nanggung, kegiatannya selalu eksis. Mudah-mudahan ke depan Katar Nanggung semakin banyak kegiatan yang bervariasi,” pungkasnya.

READ  Resep Chocolate Mochi Cake: Camilan Kekinian ala Jepang yang Lumer & Chewy

Melalui Sekolah Advokasi ini, Karang Taruna Kecamatan Nanggung diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya generasi muda, tetapi juga ruang tumbuhnya keberanian berpikir kritis, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta membangun solusi atas persoalan sosial.

Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dan dunia usaha menjadi salah satu modal penting agar potensi pemuda Nanggung dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKemenperin Dorong Kawasan Industri Masuk PSN, Hilirisasi dan Investasi Jadi Prioritas
Artikulli tjetërPrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Zip Production, Dorong Kreativitas Anak Lewat Fashion Show Batik