Beranda Daerah Cekcok di Warung Kopi Cileungsi Berujung Maut, 10 Orang Diamankan

Cekcok di Warung Kopi Cileungsi Berujung Maut, 10 Orang Diamankan

Ilustrasi tangan diborgol. Foto: Tribratanews.

Publikbicara.com – Keributan di sebuah warung kopi di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, berujung maut. Seorang pria meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan yang terjadi pada Minggu (13/9/2026).

Dalam perkara tersebut, Polsek Cileungsi, Polres Bogor, mengamankan 10 orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian, di antaranya bangku dan kursi.

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, peristiwa bermula ketika korban datang ke warung kopi dalam kondisi diduga mabuk. Korban kemudian menantang sejumlah pengunjung untuk melakukan balap lari.

“Keributan bermula ketika korban yang diduga dalam kondisi mabuk menantang para pengunjung warung kopi untuk melakukan balapan lari,” kata Edison dikutip dari laman Tribratanews, Sabtu (3/10/2026).

Tantangan tersebut sempat tidak dihiraukan pengunjung. Namun, korban terus mengajak orang lain hingga akhirnya balapan berlangsung.

Perselisihan kemudian terjadi setelah balapan selesai. Korban terlibat cekcok dengan sejumlah pengunjung. Beberapa orang sempat berusaha menghentikan keributan tersebut.

“Usai balapan, terjadi cekcok antara korban dengan sejumlah pengunjung. Beberapa orang sempat berusaha melerai keributan tersebut,” ujarnya.

Situasi kembali memanas. Polisi menyebut korban yang masih dalam pengaruh alkohol kemudian memukul sejumlah pengunjung dan pedagang di lokasi.

Tindakan tersebut memicu kemarahan sejumlah orang hingga terjadi pengeroyokan terhadap korban.

Korban mengalami luka serius akibat kejadian tersebut. Ia kemudian dibawa ke IGD Rumah Sakit Mary Cileungsi untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, kondisi korban memburuk. Setelah beberapa hari menjalani perawatan dalam kondisi kritis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan kemudian dilarikan ke IGD Rumah Sakit Mary Cileungsi. Setelah beberapa hari menjalani perawatan dalam kondisi kritis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Edison.

READ  Ratusan Warga Leuwisadeng Demo di Proyek PLN, Tuntut Perbaikan Makam Sanak Saudara

Menindaklanjuti kejadian tersebut, polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan.

Dari hasil penyelidikan, sebanyak 10 orang diamankan oleh jajaran Polsek Cileungsi. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Jajaran Polsek Cileungsi mengamankan 10 orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan,” kata Edison.

Saat ini, polisi masih mendalami peran masing-masing orang yang diamankan. Penanganan perkara dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kasus tersebut kini dalam penanganan Polsek Cileungsi, untuk proses penyelidikan dan hukum lebih lanjut,” pungkasnya.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPELATARAN Hadir di Akhir Pekan, Warga Makassar Bisa Konsultasi Urusan Pertanahan
Artikulli tjetërJejak Musik Sunda Antar Bogor Jadi Titik Awal FMTI 2026