Publikbicara.com – Persiapan kontingen Kabupaten Bogor menuju Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026 tidak hanya digenjot melalui program latihan. Kondisi kesehatan, kecukupan gizi, hingga waktu istirahat para atlet penyandang disabilitas juga menjadi perhatian selama Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab).
Untuk memastikan kondisi atlet tetap prima, pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim kesehatan yang mendapat dukungan dari RSUD Bhakti Pajajaran. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pemantauan rutin terhadap kondisi fisik atlet selama menjalani program latihan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, meminta seluruh unsur yang terlibat dalam Pelatcab, mulai dari pengurus NPCI, pelatih, manajer hingga pihak terkait lainnya, ikut memastikan kebutuhan atlet terpenuhi secara menyeluruh.
Menurutnya, kesiapan menghadapi pertandingan tidak cukup hanya dibangun melalui intensitas latihan. Asupan makanan bergizi, vitamin, cairan dan waktu istirahat juga perlu diperhatikan agar kondisi atlet tetap terjaga.
“Kontingen Kabupaten Bogor yang bertanding di Peparda Jawa Barat 2026, kesehatan serta asupan gizi para atlet penyandang disabilitas ini juga menjadi perhatian serius selama menjalani pemusatan latihan. Oleh karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama memastikan kondisi atlet tetap terjaga,” ujar Asnan.
Sementara itu, Ketua Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor, Iji Hataji, mengatakan kebutuhan setiap atlet tidak selalu sama. Perbedaan kebutuhan tersebut disesuaikan dengan karakteristik cabang olahraga serta kondisi masing-masing atlet.
Hal itu diketahui dari hasil pemantauan terhadap sejumlah cabang olahraga yang tengah menjalani Pelatcab.
“Ada yang membutuhkan tambahan asupan buah-buahan, makanan bergizi, vitamin, suplemen tertentu serta kebutuhan pendukung lainnya. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan pengurus NPCI, pelatih, tim kesehatan dan pengelola mes atlet agar kebutuhan tersebut dapat diperhatikan dan dipenuhi sesuai kondisi masing-masing atlet,” jelas Iji.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian persiapan menuju Peparda. Melalui pemantauan tersebut, kondisi atlet dapat diketahui secara berkala sehingga keluhan maupun kebutuhan kesehatan tertentu bisa segera ditindaklanjuti.
Iji menegaskan, target prestasi harus dibangun melalui persiapan yang menyeluruh. Program latihan yang terukur perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan nutrisi, pemeriksaan kesehatan, istirahat yang cukup serta dukungan selama atlet menjalani Pelatcab.
“Kita ingin seluruh atlet NPCI Kabupaten Bogor memasuki pertandingan nanti dalam kondisi sehat, bugar, percaya diri dan siap memberikan kemampuan terbaiknya. Kesehatan atlet adalah bagian dari investasi prestasi,” tegasnya.
Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Bogor melalui Dispora bersama NPCI Kabupaten Bogor terus melakukan pemantauan terhadap kesiapan atlet hingga pelaksanaan Peparda Jawa Barat 2026.
Pemeriksaan kesehatan yang didukung RSUD Bhakti Pajajaran menjadi salah satu upaya untuk memastikan para atlet tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga berada dalam kondisi fisik yang mendukung penampilan mereka di arena pertandingan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













