Beranda Daerah Kebakaran TPA Galuga Masuk Hari Ketiga, 600 Personel Kabupaten Bogor Dikerahkan

Kebakaran TPA Galuga Masuk Hari Ketiga, 600 Personel Kabupaten Bogor Dikerahkan

Publikbicara.com – Penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, memasuki hari ketiga. Pemerintah Kabupaten Bogor mengerahkan sekitar 600 personel untuk mempercepat pemadaman dan proses pendinginan di kawasan tersebut.

 

Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung memantau penanganan kebakaran. Ia memastikan upaya pemadaman tidak hanya menyasar api yang terlihat di permukaan, tetapi juga titik panas dan bara yang masih berada di bagian dalam tumpukan sampah.

 

Menurut Rudy, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kebakaran TPA. Bara yang berada di dalam tumpukan sampah berpotensi kembali memicu api apabila proses pendinginan tidak dilakukan secara menyeluruh.

 

“Saat ini kita fokus pada pendinginan. Ini bukan masalah Kabupaten atau Kota Bogor, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Rudy, Kamis (10/9/2026).

 

Dalam penanganan tersebut, sekitar 600 personel dari Kabupaten Bogor dilibatkan, termasuk jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, serta unsur terkait lainnya.

 

Mereka bergerak bersama unsur Pemerintah Kota Bogor untuk menangani titik-titik kebakaran, terutama pada area pengelolaan sampah yang melayani kebutuhan Kota Bogor.

 

Rudy juga menyampaikan perkembangan penanganan kebakaran kepada Kementerian Lingkungan Hidup melalui Direktur Pengaduan dan Pengawasan Lingkungan Hidup KLH/BPLH Ardyanto Nugroho.

 

Koordinasi dengan pemerintah pusat tersebut dilakukan untuk memperkuat penanganan di lapangan sekaligus memastikan seluruh unsur yang terlibat bergerak dalam satu komando.

 

Rudy menekankan, proses pemadaman harus dilakukan secara hati-hati. Tim di lapangan diminta memastikan setiap titik panas yang terdeteksi benar-benar tertangani sebelum kawasan dinyatakan aman.

 

“Kita bergerak bersama. Mudah-mudahan seluruh titik api segera tertangani dan aktivitas pengelolaan sampah kembali aman,” katanya.

READ  Gempa Bumi Guncang Pantai Tenggara Vanuatu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Wilayah Indonesia 

 

Ia menambahkan, persoalan kebakaran dan pengelolaan sampah di Galuga tidak dapat dilihat berdasarkan batas administratif Kabupaten maupun Kota Bogor. Sebab, aktivitas pengelolaan sampah di kawasan tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan kedua daerah.

Karena itu, Rudy mendorong penguatan kolaborasi antara Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, pemerintah pusat, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

“Kita tidak berbicara di Kabupaten atau Kota Bogor. Ini tanggung jawab kita bersama. Mari saling menguatkan dan memastikan penanganan ini berjalan sampai tuntas,” pungkasnya.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPemkab Bogor Gandeng Telkom Perkuat Konektivitas, Layanan Publik Digital Jadi Fokus
Artikulli tjetërTPA Galuga Masih Berasap, Pemkab Bogor Perkuat Penanganan Bersama Pemkot dan KLH