Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie tampil di China Masters 2026. Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Jonatan Christie mengawali perjuangannya di China Masters 2026 dengan kemenangan. Tunggal putra Indonesia itu berhasil mengatasi perlawanan wakil Malaysia, Leong Jun Hao, pada babak 32 besar yang berlangsung di Shenzhen, Selasa (1/9/2026).
Jonatan yang berstatus unggulan pertama menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-19.
Pertandingan tersebut tidak sepenuhnya berjalan mudah bagi Jonatan. Ia mengaku masih membutuhkan penyesuaian dengan kondisi arena pertandingan, terutama pada awal penampilannya.
“Hari ini berjalan cukup ok. Tapi sedikit banyak masih adaptasi dengan kondisi di arena. Di gim kedua saya memang tertinggal karena dia beberapa kali ada perubahan-perubahan strategi tapi saya bisa merespon dengan counter-strateginya juga,” ungkap Jonatan dikutip dari laman resmi PBSI, Rabu (2/9).
Perlawanan Leong semakin terasa pada gim kedua. Jonatan sempat berada dalam posisi tertinggal setelah lawannya melakukan sejumlah perubahan strategi.
Namun, pemain yang akrab disapa Jojo itu mampu membaca perubahan permainan tersebut dan memberikan respons yang tepat hingga akhirnya mengamankan gim kedua sekaligus memastikan kemenangan.
“Di gim kedua saya memang tertinggal karena dia beberapa kali ada perubahan-perubahan strategi, tapi saya bisa merespons dengan counter-strateginya juga,” ujarnya.
Kemenangan atas Leong menjadi modal awal bagi Jonatan untuk melangkah lebih jauh di turnamen BWF World Tour tersebut. Selain mengejar prestasi, ia juga memiliki target lain yang tak kalah penting, yakni mengumpulkan poin sebanyak mungkin demi memperbesar peluang tampil di World Tour Finals.
“Harapannya bisa melangkah sejauh mungkin di China Masters ini. Fokusnya adalah tetap mau ambil poin sebanyak-banyaknya untuk mengejar kelolosan ke World Tour Finals,” tutur Jonatan.
Status sebagai unggulan pertama juga tidak membuat Jonatan merasa memiliki tekanan atau keuntungan yang berbeda secara signifikan. Menurutnya, perubahan posisi unggulan hanya berpengaruh terhadap bagan pertandingan, sedangkan kualitas lawan yang dihadapi tetap menjadi tantangan yang sama.
“Untuk perbedaan sekarang unggulan satu, saya rasa tidak ada ya. Paling beda bagan saja yang sekarang di atas, tapi lawan-lawan juga kan sama saja,” kata Jonatan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













