Beranda Daerah Respons Gempa NTT, Polri Perkuat Evakuasi hingga Pengamanan Wilayah

Respons Gempa NTT, Polri Perkuat Evakuasi hingga Pengamanan Wilayah

Publikbicara.com – Polri mengerahkan personel ke sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut. Penanganan warga terdampak, terutama evakuasi dan pertolongan, menjadi prioritas kepolisian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, jajaran kepolisian bergerak untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung proses penanganan bencana bersama instansi terkait.

“Polri tentu berempati terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di NTT. Polri bergerak cepat untuk membantu masyarakat, khususnya dalam proses evakuasi, pertolongan dan penanganan dampak bencana,” ujar Johnny dikutip dari laman Humas Polri, Minggu (16/8).

Menurut Johnny, personel Polri di lapangan telah melakukan sejumlah langkah darurat, termasuk mendirikan posko pengungsian dan tenda darurat di wilayah terdampak. Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat berlindung setelah gempa.

Selain itu, polisi diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang terdampak serta memberikan pertolongan kepada korban. Personel juga menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar situasi tetap kondusif.

“Yang menjadi prioritas adalah keselamatan masyarakat. Personel kita di lapangan diarahkan untuk membantu evakuasi dan memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Johnny.

Polri juga melakukan pendataan terhadap korban serta kerusakan bangunan dan fasilitas umum akibat gempa. Data tersebut menjadi bagian dari pemantauan situasi di wilayah terdampak.

Di bidang kesehatan, personel kepolisian turut memberikan bantuan medis kepada korban. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait.

“Penanganan ini dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh stakeholder. Polri terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses evakuasi maupun bantuan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

READ  Polri Buka Posko Pengaduan untuk Ungkap Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Selain penanganan korban, kepolisian melakukan pendataan lanjutan terkait korban jiwa dan kerugian materiil. Patroli serta pengamanan juga ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di tengah kondisi pascabencana.

Polri turut membantu evakuasi warga, mendirikan posko terpadu bersama pemangku kepentingan, memantau perkembangan situasi, serta menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

Johnny mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun petugas di lapangan. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah situasi bencana,” pungkasnya.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPWI Bogor dan Domba Tubing Bersihkan Ciliwung, Jadikan Momentum Kemerdekaan sebagai Gerakan Jaga Sungai
Artikulli tjetërPersebaya Tundukkan Penang FC 1-0, Gol Walber Mota Jadi Penentu