Beranda Daerah Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ANTAM Pongkor Dorong Kolaborasi Jaga Ekosistem

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ANTAM Pongkor Dorong Kolaborasi Jaga Ekosistem

Publikbicara.com – PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 43.003 pohon dan melepasliarkan 1.050 ekor ikan lokal sepanjang 2026.

Komitmen tersebut ditunjukkan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tingkat Kabupaten Bogor yang digelar di kawasan Telaga Saat, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan berlangsung di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika bersama unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan.

Dalam kegiatan tersebut, ANTAM UBPE Pongkor turut melepasliarkan 1.050 ekor ikan lokal jenis tawes dan nilem sebagai bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati dan memperkuat ekosistem perairan.

Sepanjang tahun 2026, ANTAM mencatat telah menanam 43.003 pohon. Sebanyak 25.700 pohon ditanam di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, antara lain Pakansari, Bojonggede, Tajurhalang, Kemang, Nanggung, Leuwiliang, dan Cileungsi. Sementara 17.303 pohon lainnya ditanam di area reklamasi pascatambang UBPE Pongkor.

Jenis pohon yang ditanam didominasi tanaman lokal dan endemik seperti rasamala, saninten, puspa, kisireum, sempur, dan palahlar yang dinilai memiliki manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat.

Java Region CSR & ER Subdivision Head PT ANTAM Tbk, Agustinus Toko Susetio, mengatakan pelestarian lingkungan membutuhkan komitmen bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Penanaman pohon, pelepasliaran ikan lokal, dan kegiatan pelestarian lingkungan lainnya merupakan bagian dari komitmen ANTAM untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat. Hingga pertengahan tahun 2026, ANTAM telah menanam lebih dari 43 ribu pohon melalui program penghijauan bersama masyarakat maupun reklamasi area pascatambang,” ujar Agustinus.

Selain program konservasi, ANTAM juga menjalankan sejumlah program lingkungan yang terintegrasi dengan penguatan ketahanan pangan masyarakat di Kecamatan Nanggung. Program tersebut antara lain Sundung Cisarua, Pepeling Cisangku, dan Gerakan Ramah Lingkungan untuk Ketahanan Pangan (Garitan) Kalong Liud.

READ  KNPI Jasinga Gaungkan Penghijauan Berkelanjutan, 1.000 Pohon Ditanam di Lahan Hutan Kota

Perusahaan juga terus mendorong penerapan good mining practice serta berbagai inovasi ramah lingkungan dalam kegiatan operasionalnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPotret Hari Lingkungan Hidup 2026: Warga dan PTPN IV Gotong Royong Bersihkan Sungai Cikalong
Artikulli tjetërPerketat Pengawasan Program Strategis, Pemerintah Tegaskan Perang terhadap Korupsi