Beranda Daerah Malasari Jadi Pusat HJB ke-544, Pemcam Nanggung Matangkan Persiapan

Malasari Jadi Pusat HJB ke-544, Pemcam Nanggung Matangkan Persiapan

Oplus_131072

Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang tahun ini dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Camat Nanggung, Ae Saepuloh, memimpin rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kecamatan Nanggung di Aula Kecamatan, Sabtu (9/5/2026), guna membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai kebutuhan teknis mulai dari kesiapan personel, peserta kegiatan dari masing-masing desa, pengaturan perjalanan, hingga penginapan bagi tamu dan perangkat daerah yang akan hadir saat puncak peringatan.

“Persiapan pelaksanaan hari HJB mulai dari personel, peserta dari masing-masing desa, perjalanan termasuk penginapan yang harus disiapkan,” ujar Ae.

Ia menjelaskan, kebutuhan penginapan akan dikoordinasikan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setelah melakukan konfirmasi dengan pihak kecamatan.

Menurut Ae, penunjukan Kecamatan Nanggung sebagai pusat peringatan HJB ke-544 menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat.

Ia menyebut wilayah Nanggung memiliki nilai historis sebagai salah satu cikal bakal Kabupaten Bogor.

“Kami merasa bangga dan bahagia karena Nanggung mendapatkan pengakuan dari pemerintah kabupaten sebagai wilayah yang memiliki sejarah penting bagi Bogor,” katanya.

Rangkaian kegiatan HJB ke-544 dijadwalkan berlangsung di Lapangan Kampung Citalahab, Desa Malasari. Agenda diawali dengan pagelaran wayang golek tingkat desa, dilanjutkan upacara paripurna sebagai acara utama.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan menggelar ziarah ke makam pahlawan di kawasan Pondok Rajeg pada 1 Juni 2026. Sementara puncak peringatan Hari Jadi Bogor akan berlangsung pada 3 Juni 2026.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari, mengatakan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat harus terlibat agar pelaksanaan HJB berjalan sukses dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

READ  Ketua Komisi III DPRD Akan Dorong Perbaikan Jalan Kebon Awi, Nanggung

“Seluruh elemen harus terlibat dan saling mendukung agar perayaan HJB ke-544 ini sukses,” ujar Zaenal di Kantor Desa Malasari, Rabu (6/5).

Ia menambahkan, pemilihan Desa Malasari sebagai pusat kegiatan didasarkan pada nilai sejarah kawasan tersebut yang diyakini menjadi salah satu titik awal pemerintahan Kabupaten Bogor.

Di wilayah itu terdapat jejak pendopo bupati pertama Kabupaten Bogor, Raden Ipik Gandah Manah, yang menjadi simbol awal pemerintahan daerah.

“Malasari merupakan cikal bakal Kabupaten Bogor. Melalui perayaan ini, kita ingin mengingat dan menghargai jasa para pendahulu,” katanya.

Hari Jadi Bogor diperingati setiap 3 Juni berdasarkan penobatan Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi sebagai Raja Sunda di Pakuan Pajajaran pada 1482. Penetapan tanggal tersebut disahkan DPRD Kabupaten Bogor pada 26 Mei 1972.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakFinal Penuh Ketegangan, Garudayaksa FC Taklukkan PSS Lewat Adu Penalti