Arus kendaraan menuju Puncak, Bogor. Foto: AKTUALITA.CO.ID/Retza.
Publikbicara.com – Lonjakan kendaraan menuju kawasan Puncak tak terhindarkan selama libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. Untuk mencegah kemacetan parah, Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) secara situasional, Sabtu (2/5/2026).
Skema one way dimulai sejak pukul 08.45 WIB dengan prioritas kendaraan menuju Puncak.
Memasuki siang, arus dialihkan sebaliknya menuju Jakarta pada pukul 14.10 WIB hingga 17.28 WIB, sebelum akhirnya lalu lintas kembali dibuka normal dua arah.
Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Bogor, Iptu Ardian Noviantasari, mengatakan kebijakan ganjil-genap untuk sementara ditiadakan pada akhir pekan ini. Penanganan arus difokuskan pada rekayasa situasional untuk merespons lonjakan kendaraan wisata.
“Minggu ini kebijakan ganjil-genap tidak dilaksanakan. Namun, sebagai langkah antisipasi lonjakan arus wisata, kami memberlakukan rekayasa one way. Pagi hari diprioritaskan arah atas (Puncak) dan siang hari prioritas arah bawah (Jakarta),” ujar Ardian dikutip dari Humas Polri.
Data kepolisian menunjukkan peningkatan volume kendaraan sudah terlihat sejak Jumat (1/5). Sebanyak 13.156 kendaraan tercatat masuk melalui Gerbang Tol Ciawi, dengan laju kendaraan keluar mencapai sekitar 2.000 unit per jam sejak pagi.
Selain wisatawan, aparat juga mengantisipasi pergerakan massa buruh yang melintas menuju Jakarta. Pengamanan dilakukan di sejumlah titik strategis guna menjaga kelancaran arus dan mencegah penumpukan kendaraan.
“Kami lakukan pengawalan dan pengaturan agar arus kendaraan, termasuk rombongan buruh, tetap lancar tanpa mengganggu jalur wisata,” tambah Ardian.
Polisi memprediksi volume kendaraan masih akan tinggi hingga Minggu (3/5/2026) dan berpotensi menjadi puncak arus liburan. Masyarakat diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal rekayasa lalu lintas untuk menghindari antrean panjang.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













