Publikbicara.com – Tiga gereja di Surabaya diguncang ledakan bom bunuh diri nyaris bersamaan pada 13 Mei 2018. Peristiwa yang melibatkan satu keluarga—termasuk anak-anak—itu mengguncang dunia dan menjadi salah satu aksi teror paling mengejutkan dalam sejarah Indonesia.
Polisi menyebut para pelaku terinspirasi jaringan radikal internasional. Namun, kecepatan eksekusi dan pola serangan yang terkoordinasi menimbulkan banyak tanda tanya.
Sejumlah saksi mengaku melihat kendaraan mencurigakan berkeliling di sekitar lokasi beberapa hari sebelum kejadian, memunculkan dugaan bahwa para pelaku tidak bertindak sendirian.
Berbagai teori bermunculan, termasuk dugaan adanya operasi kelompok yang lebih besar di balik serangan tersebut—sesuatu yang hingga kini belum terungkap jelas.
Delapan tahun berlalu, Bom Surabaya 2018 masih menyisakan duka dan misteri: siapa dalang sebenarnya di balik tragedi yang mengubah wajah kota itu untuk selamanya?*
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












![“Love Therapy” [2025]: Perjuangan Seorang Anak, Cinta yang Terlambat, dan Sarung untuk Bapak](https://i0.wp.com/publikbicara.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250620-WA0036.jpg?resize=100%2C75&ssl=1)
